Alfiyah, Shaonatul (2025) PENGARUH PRASANGKA BAIK KEPADA ALLAH TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA PENGHAFAL AL-QUR’AN MELALUI REGULASI EMOSI SPIRITUAL PADA PROGRAM STUDI ILMU AL-QUR’AN DAN TAFSIR UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
21104084_prabab.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
21104084_bab1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_bab2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_bab3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
21104084_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_bab6.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_daftarpustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104084_lampiran.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
21104084_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (184kB) |
Abstract
SHAONATUL ALFIYAH. Dosen Pembimbing: (1) Nur Aziz Afandi, S.Psi., M.Psi. (2) Mohammad Lukman Chakim, M.H. “Pengaruh Prasangka Baik Kepada Allah Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an Melalui Regulasi Emosi Spiritual pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.” Skripsi, Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Prasangka Baik kepada Allah, Regulasi Emosi Spiritual, Stres Akademik, Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an. Mahasiswa penghafal Al-Qur’an menghadapi tantangan ganda berupa tuntutan akademik dan kewajiban menjaga hafalan yang membutuhkan keseimbangan antara kemampuan intelektual, spiritual, dan emosional. Tekanan akademik yang tinggi dapat menimbulkan stres apabila tidak disertai dengan kesiapan mental dan strategi pengelolaan emosi yang efektif. Salah satu faktor religius yang berperan dalam menurunkan stres akademik adalah prasangka baik kepada Allah (husnuzan billah), yaitu keyakinan positif terhadap setiap ketetapan Allah SWT yang memunculkan ketenangan batin dan kepercayaan diri. Selain itu, regulasi emosi spiritual juga menjadi faktor penting yang dapat memperkuat hubungan antara keimanan dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh prasangka baik kepada Allah terhadap stres akademik mahasiswa penghafal Al-Qur’an, (2) mengetahui pengaruh prasangka baik kepada Allah terhadap regulasi emosi spiritual, dan (3) mengetahui peran regulasi emosi spiritual sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara prasangka baik kepada Allah dan stres akademik mahasiswa penghafal Al-Qur’an Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian berjumlah 85 mahasiswa penghafal Al-Qur’an yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh (saturated sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan tiga instrumen, yaitu skala prasangka baik kepada Allah, skala regulasi emosi spiritual, dan skala stres akademik. Analisis data menggunakan uji regresi berganda, analisis jalur, serta uji Sobel dengan bantuan SPSS versi 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prasangka baik kepada Allah berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi spiritual (β = 0,554; p = 0,000), (2) prasangka baik kepada Allah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik (β = –0,431; p = 0,012), dan (3) regulasi emosi spiritual berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik (β = –0,696; p = 0,001). Uji Sobel menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti bahwa regulasi emosi spiritual secara signifikan memediasi pengaruh prasangka baik kepada Allah terhadap stres akademik. Dengan demikian, semakin tinggi prasangka baik kepada Allah, semakin baik kemampuan regulasi emosi spiritual mahasiswa, dan semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Temuan ini sejalan dengan teori religious coping Pargament, dan teori regulasi emosi Lazarus dan Folkman yang menekankan bahwa keyakinan religius positif dan kemampuan mengatur emosi secara spiritual dapat menjadi sumber kekuatan psikologis dalam menghadapi tekanan akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan Islam dan psikologi religius, khususnya dalam memperkuat peran spiritualitas sebagai mekanisme penyangga stres pada mahasiswa penghafal Al-Qur’an.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170110 Psychological Methodology, Design and Analysis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam |
| Depositing User: | Shaonatul Alfiyah |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:07 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:07 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
