Triyaningsih, Heny (2026) Model dakwah mengacu pada pengaruh social comparison dan religiusitas terhadap kesehatan mental pada gen Z di Madura. Doctoral (S3) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
23531006_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
23531006_bab1.pdf Download (613kB) |
|
|
Text
23531006_bab2.pdf Download (767kB) |
|
|
Text
23531006_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (485kB) |
|
|
Text
23531006_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
23531006_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
|
|
Text
23531006_daftarpustaka.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
Surat Peryataan Uploud.pdf Restricted to Repository staff only Download (311kB) |
Abstract
Problem kesehatan mental mengancam generasi dan visi Indonesia Emas. Tingginya jumlah penderita dan kompleksitas penyebab menstimuli penelitian ini, dengan social comparison dalam komunikasi intrapersonal yang menjadi fokus. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti bagaimana pengaruh social comparison dan religiusitas terhadap kesehatan mental serta menemukan model dakwah untuk meningkatkan kesehatan mental pada Gen Z. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method sequential explanation design. Teknik analisis menggunakan gabungan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner dan kualitatif melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social comparison berpengaruh terhadap kesehatan mental, di mana semakin tinggi intensitas social comparison, maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis individu. Pada level interpretatif, menegaskan bahwa social comparison berfungsi sebagai faktor risiko psikososial yang memperkuat kecemasan, depresi, dan ketidakstabilan harga diri, terutama ketika standar penilaian diri bersifat eksternal dan kompetitif. Religiusitas terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental, di mana internalisasi nilai-nilai religius yang mendalam berkontribusi pada meningkatnya kesejahteraan psikologis, stabilitas emosi, dan ketahanan individu dalam menghadapi tekanan hidup salah satunya melalui ibadah sholat dan banyak bersyukur. Pengaruh social comparison dan religiusitas terhadap kesehatan mental menghasilkan teori restrukturisasi transendental dimana religiusitas tidak hanya berfungsi sebagai variabel pendukung, melainkan sebagai transformator kognitif yang dipengaruhi oleh budaya dan realitas sosial Madura. Adapun tipe relasi terbentuk menjadi 3 kelompok yaitu Religius-Kontemplatif, Religius-Normatif, Religius Tradisional-Pasrah. Model dakwah untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa di Madura menggunakan model dakwah transformatif dengan metode pembinaan. Keterbatasan penelitian yakni riset mengenai implementasi model dakwah yang ditemukan sehingga dapat meneliti efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan mental.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Doctoral (S3)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Doktor Studi Islam |
| Depositing User: | Heny Triyaningsih |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 01:35 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 02:00 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
