Kumala, Risna Nur (2025) Analisis kesejahteraan spiritual pada santri lansia di Pondok Pesantren An-Nuur Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21107022_prabab.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
21107022_bab1.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
21107022_bab2.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
21107022_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text
21107022_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (377kB) |
|
|
Text
21107022_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
21107022_bab6.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
21107022_daftarpustaka.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
21107022_lampiran.pdf Download (403kB) |
|
|
Text
21107022_PernyataanUpload.pdf Restricted to Repository staff only Download (128kB) |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada kesejahteraan spiritual para santri lansia di Pondok Pesantren An-Nuur Kota Kediri melalui pemahaman mendalam terhadap pengalaman ibadah dan kehidupan spiritual mereka di lingkungan pondok. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami: (1) Bentuk kesejahteraan spiritual yang dialami santri lansia, dan (2) Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat tercapainya kesejahteraan spiritual tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima santri lansia sebagai informan utama. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi menggunakan triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori kesejahteraan spiritual dari Ellison sebagai landasan utama, serta didukung oleh pemikiran Moberg, Seaward, Emmons, dan Kamya untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan spiritual santri lansia tercermin dalam dua dimensi, yaitu hubungan dengan Tuhan (dimensi vertikal) melalui ketekunan ibadah dan rasa damai, serta hubungan dengan diri sendiri (dimensi horizontal) melalui penerimaan diri, refleksi hidup, dan rasa syukur. Faktor pendukung meliputi lingkungan religius pesantren, dukungan sosial, dan motivasi pribadi, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan fisik, kesulitan adaptasi, dan rasa rindu terhadap keluarga. Meski demikian, kehidupan spiritual di pesantren memberikan ketenangan batin dan makna hidup yang kuat bagi para santri lansia. Kata Kunci: Kesejahteraan Spiritual, Santri Lansia, Pondok Pesantren
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040302 Morals and Sufism (Akhlak dan Tasawuf) > 2204030202 Sufism (Tasawuf) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | RISNA NUR KUMALA |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 05:29 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 05:29 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
