GAMBARAN RESILIENSI PADA REMAJA PUTRI DENGAN ORANG TUA TUNGGAL (STUDI KASUS DI DUSUN KETAPANG KABUPATEN MOJOKERTO)

Khamidaturrofiah, Ummi (2025) GAMBARAN RESILIENSI PADA REMAJA PUTRI DENGAN ORANG TUA TUNGGAL (STUDI KASUS DI DUSUN KETAPANG KABUPATEN MOJOKERTO). Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
933427318_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933427318_bab1.pdf

Download (234kB)
[img] Text
933427318_bab2.pdf

Download (324kB)
[img] Text
933427318_bab3.pdf

Download (308kB)
[img] Text
933427318_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text
933427318_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB)
[img] Text
933427318_bab6.pdf

Download (201kB)
[img] Text
933427318_daftarpustaka.pdf

Download (337kB)
[img] Text
933427318_lampiran.pdf

Download (2MB)
[img] Text
933427318_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (176kB)

Abstract

UMMI KHAMIDATURROFIAH. 2025. Gambaran Resiliensi Pada Remaja Putri Dengan Orang Tua Tunggal (Studi Kasus Di Dusun Ketapang Kabupaten Mojokerto). SKRIPSI, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushukuddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. Dosen pembimbing I. Tasmin,S.Ag,MA. Dosen pembimbing II Sunarno,S.Psi., M.A Kata kunci: Resiliensi, Remaja, Orang tua tunggal, Kehilangan, Studi kasus Penelitian perubahan struktur keluarga akibat kematian ibu menjadi pengalaman yang berat bagi seorang remaja, terutama yang kemudian harus menjalani kehidupan bersama ayah sebagai orang tua tunggal. Kehilangan figur ibu tidak hanya berdampak secara emosional, tetapi juga memengaruhi aspek perkembangan psikologis remaja. Pada fase remaja, di mana pencarian identitas dan kebutuhan emosional sangat dominan, kehadiran ibu biasanya menjadi sumber utama dukungan dan kestabilan. Namun, dalam kondisi tertentu, ada remaja yang justru menunjukkan kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi secara positif sebuah proses yang dikenal sebagai resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada remaja yang hidup dengan orang tua tunggal pasca kehilangan ibu. Resiliensi dipahami sebagai kemampuan individu untuk pulih, bertumbuh, dan menghadapi tekanan psikologis secara adaptif setelah mengalami peristiwa traumatis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama kelima subjek memiliki bentuk resiliensi yang unik. RTH menyalurkan emosinya melalui komunikasi dan memiliki tujuan masa depan yang jelas. SMS menunjukkan pengendalian diri kuat dan motivasi untuk memperbaiki kehidupan keluarga. MA mengalami perubahan kepribadian menjadi lebih tangguh dan mandiri. EA menunjukkan kestabilan emosi melalui dukungan sosial dan rencana hidup. UF menunjukkan optimisme akademik dan kecerdasan emosional dalam mengatasi tekanan. Kedua Faktor-faktor seperti kepribadian, religiusitas, dukungan sosial, efikasi diri, dan usia mempengaruhi terhadap munculnya resiliensi pada masing-masing subjek. Penelitian ini menunjukkan bahwa remaja dengan orang tua tunggal tetap memiliki kapasitas untuk berkembang secara psikologis meskipun menghadapi pengalaman kehilangan yang signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170110 Psychological Methodology, Design and Analysis
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam
Depositing User: UMMI KHAMIDAT URROFIAH
Date Deposited: 20 Apr 2026 06:12
Last Modified: 20 Apr 2026 06:12
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21395

Actions (login required)

View Item View Item