Mustofa, Mochammad Ilham (2025) PROBLEMATIKA PROGRAM PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN (BTQ) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS AL-QUR’AN MAHASISWA DI IAIN KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
21201108_prabab.pdf Download (786kB) |
|
|
Text
21201108_bab1.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
21201108_bab2.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
21201108_bab3.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
21201108_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
|
|
Text
21201108_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (279kB) |
|
|
Text
21201108_bab6.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
21201108_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi_Mochammad Ilham Mustofa.pdf Download (145kB) |
Abstract
Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di IAIN Kediri merupakan salah satu bentuk komitmen lembaga pendidikan tinggi Islam dalam memastikan kemampuan dasar mahasiswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas di lapangan bahwa masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti dan menyelesaikan program BTQ. Permasalahan ini bersumber dari faktor internal mahasiswa seperti rendahnya motivasi dan minat belajar, serta faktor eksternal seperti ketidaksesuaian metode pengajaran, benturan jadwal akademik, dan kurangnya integrasi antara unit pelaksana BTQ dengan struktur akademik lainnya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada pelaksanaan program BTQ di IAIN Kediri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola, pengajar, dan mahasiswa, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti juga menerapkan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran BTQ di IAIN Kediri meliputi; 1. Jadwal BTQ sering bertabrakan dengan kuliah regular, 2. Kuota kelas terbatas serta penumpukan peserta didik, 3. Ketidakhadiran dan ketimpangan perlakuan dari pengajar, 4. Ketidaksesuaian materi dengan standar munaqosyah, 5. Hambatan internal mahasiswa. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak penyelenggara BTQ telah melakukan beberapa inovasi seperti; 1. Pendekatan spriritual dan nilai dalam proses pembelajaran, 2. Penyediaan Call Center Jamiati sebagai wadah kritik dan saran, 3. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran, 4. Pengaturan kuota dan jadwal pembelajaran, 5. Penyediaan media pembelajaran mandiri. Namun, upaya-upaya ini masih bersifat parsial dan belum menyentuh akar persoalan struktural. Oleh karena itu, keberhasilan program BTQ ke depan membutuhkan perbaikan menyeluruh baik dari aspek manajerial, kebijakan akademik, maupun penanaman nilai-nilai spiritual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1301 Education Systems > 130108 Technical, Further and Workplace Education (Pendidikan dan pelatihan) 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1301 Education Systems > 130199 Education systems not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | MOCHAMMAD ILHAM MUSTOFA |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 03:48 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 03:48 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21050 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
