Dinamika Pergeseran Peran Nafkah kepada Istri dalam Keluarga Pekerja Sektor Informal: Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Kota Kediri)

Adnan, Badrus Sholahidin (2026) Dinamika Pergeseran Peran Nafkah kepada Istri dalam Keluarga Pekerja Sektor Informal: Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Kasus di Kota Kediri). Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
24507015_prabab.pdf

Download (3MB)
[img] Text
24507015_bab1.pdf

Download (433kB)
[img] Text
24507015_bab2.pdf

Download (637kB)
[img] Text
24507015_bab3.pdf

Download (305kB)
[img] Text
24507015_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[img] Text
24507015_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (428kB)
[img] Text
24507015_bab6.pdf

Download (232kB)
[img] Text
24507015_daftarpustaka.pdf

Download (301kB)
[img] Text
24507015_pernyataan_upload.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya partisipasi istri dalam mencari nafkah di kalangan keluarga pekerja sektor informal yang menciptakan dinamika baru dalam pembebanan kewajiban nafkah. Di Kota Kediri, ketidakpastian penghasilan suami yang bekerja di sektor informal menyebabkan istri harus mengambil peran yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Fenomena ini menimbulkan ketegangan antara norma hukum Islam yang menempatkan nafkah sebagai kewajiban suami dengan realitas sosial-ekonomi masyarakat. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana interaksi antara kondisi ekonomi, norma sosial, dan hukum Islam membentuk praktik nafkah dalam keluarga, serta implikasinya terhadap relasi kuasa dan keharmonisan rumah tangga dari perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam terhadap 11 informan istri pekerja sektor informal yang tersebar di Kecamatan Pesantren, Kota, dan Mojoroto Kota Kediri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan sosiologi hukum Islam dijadikan kerangka analisis utama untuk menghubungkan temuan empiris dengan konsep living law, ‘urf, maslahah, qiwamah, dan maqasid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekonomi sektor informal yang fluktuatif mendorong terjadinya pergeseran pembebanan nafkah, di mana istri memberikan kontribusi signifikan hingga mendominasi di beberapa keluarga. Norma nafkah dipahami secara fleksibel oleh mayoritas informan melalui pendekatan maslahah dan ‘urf. Pembebanan nafkah kepada istri mengubah struktur relasi kuasa menjadi lebih kolaboratif tanpa menghilangkan posisi suami sebagai qawwam, serta relatif menjaga keharmonisan rumah tangga melalui semangat ta’awun. Para istri menunjukkan keagenan yang tinggi dengan mengembangkan berbagai strategi ekonomi, sosial, agama, dan psikologis untuk mengatasi beban ganda yang mereka hadapi. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa hukum Islam tentang nafkah bersifat responsif dan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat pekerja sektor informal.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya partisipasi istri dalam mencari nafkah di kalangan keluarga pekerja sektor informal yang menciptakan dinamika baru dalam pembebanan kewajiban nafkah. Di Kota Kediri, ketidakpastian penghasilan suami yang bekerja di sektor informal menyebabkan istri harus mengambil peran yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Fenomena ini menimbulkan ketegangan antara norma hukum Islam yang menempatkan nafkah sebagai kewajiban suami dengan realitas sosial-ekonomi masyarakat. Penelitian ini penting dilakukan untuk memahami bagaimana interaksi antara kondisi ekonomi, norma sosial, dan hukum Islam membentuk praktik nafkah dalam keluarga, serta implikasinya terhadap relasi kuasa dan keharmonisan rumah tangga dari perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam terhadap 11 informan istri pekerja sektor informal yang tersebar di Kecamatan Pesantren, Kota, dan Mojoroto Kota Kediri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik, dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pendekatan sosiologi hukum Islam dijadikan kerangka analisis utama untuk menghubungkan temuan empiris dengan konsep living law, ‘urf, maslahah, qiwamah, dan maqasid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekonomi sektor informal yang fluktuatif mendorong terjadinya pergeseran pembebanan nafkah, di mana istri memberikan kontribusi signifikan hingga mendominasi di beberapa keluarga. Norma nafkah dipahami secara fleksibel oleh mayoritas informan melalui pendekatan maslahah dan ‘urf. Pembebanan nafkah kepada istri mengubah struktur relasi kuasa menjadi lebih kolaboratif tanpa menghilangkan posisi suami sebagai qawwam, serta relatif menjaga keharmonisan rumah tangga melalui semangat ta’awun. Para istri menunjukkan keagenan yang tinggi dengan mengembangkan berbagai strategi ekonomi, sosial, agama, dan psikologis untuk mengatasi beban ganda yang mereka hadapi. Secara keseluruhan, penelitian ini menemukan bahwa hukum Islam tentang nafkah bersifat responsif dan adaptif terhadap realitas sosial masyarakat pekerja sektor informal.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2))
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160806 Social Theory
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180114 Human Rights Law (Hukum Hak Asasi Manusia)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180122 Legal Theory, Jurisprudence and Legal Interpretation (Logika dan penalaran Hukum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180126 Tort Law (Hukum Perdata)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam
Depositing User: MOCH. BADRUS SHOLAHIDIN `ADNAN
Date Deposited: 04 Sep 2026 08:37
Last Modified: 04 Sep 2026 08:37
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24691

Actions (login required)

View Item View Item