PROBLEM KOMUNIKASI DALAM TRAGEDI PANGGUNG ROBOH: ANALISIS MANAJEMEN EVENT KONSER DANGDUT DI DESA MENANG KABUPATEN KEDIRI

Ghofur, Adip Zainul (2025) PROBLEM KOMUNIKASI DALAM TRAGEDI PANGGUNG ROBOH: ANALISIS MANAJEMEN EVENT KONSER DANGDUT DI DESA MENANG KABUPATEN KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
933512418_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
933512418_bab1.pdf

Download (386kB)
[img] Text
933512418_bab2.pdf

Download (533kB)
[img] Text
933512418_bab3.pdf

Download (363kB)
[img] Text
933512418_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (386kB)
[img] Text
933512418_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text
933512418_bab6.pdf

Download (57kB)
[img] Text
933512418_daftarpustaka.pdf

Download (349kB)
[img] Text
933512418_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
933512418_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB)

Abstract

ADIP ZAINUL GHOFUR, Dosen Pembimbing Dr. PRILANI, M.SI dan Dr. PRIMA AYU RIZQI MAHANANI, M.SI. Problem Komunikasi dalam Tragedi Panggung Roboh: Analisis Manajemen Event Konser Dangdut di Desa Menang Kabupaten Kediri, Skripsi, Progam Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ushuluddin dan Dakwah, UIN Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Problem Komunikasi, Manajemen Event, Konser Dangdut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam problem komunikasi dan faktor-faktor penyebab kegagalan manajemen Event pada tragedi panggung roboh konser dangdut di Sumbertowo, Kabupaten Kediri. Insiden ini menyoroti isu krusial terkait keselamatan, perizinan, dan kepatuhan terhadap regulasi di tengah tingginya animo masyarakat terhadap hiburan rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ada lima orang. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang disampaikan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem komunikasi terjadi secara sistemik pada setiap komponen SMCR. Source (penyelenggara) gagal menyampaikan informasi akurat dan transparan, memiliki pengetahuan minim terkait standar keselamatan dan regulasi, serta menunjukkan sikap abai. Message terkait keselamatan dan perizinan tidak tersampaikan secara efektif atau bahkan dimanipulasi. Penggunaan Channel komunikasi formal diabaikan. Receiver (aparat desa, kepolisian, penonton) menunjukkan kelemahan dalam interpretasi, pengawasan, dan kesadaran risiko. Faktor-faktor penyebab kegagalan Event meliputi: (1) Kegagalan komunikasi yang parah; (2) Defisiensi fundamental dalam setiap tahapan manajemen Event (riset, desain, perencanaan, koordinasi); (3) Pengabaian aspek teknis dan standar keselamatan panggung; (4) Pelanggaran regulasi dan ketiadaan izin resmi; serta (5) Pengaruh konteks sosial budaya yang belum selaras dengan standar profesional.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: ADIP ZAINUL GHOFUR
Date Deposited: 14 Aug 2026 07:20
Last Modified: 14 Aug 2026 07:20
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24527

Actions (login required)

View Item View Item