TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP KEPEMILIKAN OBJEK JUAL BELI (MABĪ‘) BERUPA ASET VIRTUAL KOIN DI DALAM GIM EFOOTBALL

Alfath, Charico (2026) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP KEPEMILIKAN OBJEK JUAL BELI (MABĪ‘) BERUPA ASET VIRTUAL KOIN DI DALAM GIM EFOOTBALL. Undergraduate (S1) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
22302030_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22302030_bab1.pdf

Download (729kB)
[img] Text
22302030_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (680kB) | Request a copy
[img] Text
22302030_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB) | Request a copy
[img] Text
22302030_bab4.pdf

Download (213kB)
[img] Text
22302030_daftar_pustaka.pdf

Download (563kB)

Abstract

Pesatnya perkembangan industri gim digital telah melahirkan berbagai bentuk aset virtual yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya koin dalam permainan efootball produksi Konami. Koin tersebut diperoleh melalui mekanisme top-up menggunakan mata uang asli dan digunakan untuk memperoleh berbagai fitur maupun aset dalam permainan. Meskipun memiliki nilai dan manfaat ekonomi, status kepemilikan koin efootball menimbulkan persoalan hukum karena keberadaannya sepenuhnya berada di bawah kendali pengembang melalui ketentuan End User License Agreement (EULA). Pengguna tidak memiliki kewenangan penuh untuk mengalihkan, mewariskan, atau mempertahankan kepemilikan koin apabila akun ditutup atau dihentikan oleh pengembang. Kondisi tersebut menimbulkan isu hukum mengenai apakah koin efootball dapat dikualifikasikan sebagai objek jual beli (mabī‘) yang sah menurut fiqh muamalah serta bagaimana bentuk kepemilikan yang dimiliki oleh pengguna atas koin tersebut. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka yang bersumber dari literatur fikih muamalah, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES), Fatwa DSN-MUI, serta dokumen EULA Konami selaku objek kajian utama. Seluruh data hukum yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif-deskriptif menggunakan metode berpikir deduktif untuk menjawab rumusan masalah secara sistematis. Hasil penelitian menyimpulkan dua hal utama. Pertama, kepemilikan koin efootball merupakan kepemilikan semu yang tidak memenuhi syarat milk al-tāmm, melainkan sebatas hak guna pakai virtual (ḥaq al-intifā‘) karena kendali mutlak berada di tangan pengembang. Kedua, transaksi top-up koin ini secara hukum tidak dapat dikategorikan sempurna dan tidak sah mengikat. Meski memenuhi formalitas pertukaran (bay‘ mu‘āṭāh), akadnya cacat substansial karena dalam klausul dari EULA Konami menyalahi konsekuensi logis akad yang seharusnya, sehingga termasuk perbuatan memakan harta secara batil (akl amwāl al-nās bi al-bāṭil).

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012701 Bai’, Tijarah (Trading)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: CHARICO ALFATH
Date Deposited: 21 Jul 2026 03:48
Last Modified: 21 Jul 2026 03:48
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24215

Actions (login required)

View Item View Item