Agustin, Cahyaning Fajar (2026) Pelanggaran Prinsip Kesantunan Dalam Naskah Drama Tuhan, Tolong Bunuh Emak Karya Yessy Natalie Christien Serta Relevansinya Pada Pembelajaran Drama Kelas XI SMA. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22207063_prabab.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
22207063_bab1.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
22207063_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text
22207063_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (709kB) |
|
|
Text
22207063_bab4.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
22207063_daftarpustaka.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
22207063_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (815kB) |
|
|
Text
22207063_lembarpernyataanpublikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) |
Abstract
Bahasa merupakan sarana komunikasi yang berperan penting dalam kehidupan sosial, termasuk dalam karya sastra berupa naskah drama. Dialog antartokoh dalam drama sering kali memuat pelanggaran prinsip kesantunan yang digunakan untuk membangun konflik, mempertegas karakter tokoh, dan menggambarkan realitas sosial. Naskah drama Tuhan, Tolong Bunuh Emak karya Yessy Natalie dipilih karena mengandung berbagai bentuk pelanggaran prinsip kesantunan yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berdasarkan teori Geoffrey Leech serta menguraikan relevansinya dalam pembelajaran drama di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kajian kepustakaan (library research). Data penelitian berupa tuturan para tokoh yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan dalam naskah drama Tuhan, Tolong Bunuh Emak. Data dikumpulkan melalui teknik baca selektif dan teknik catat, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan bentuk pelanggaran berdasarkan enam maksim kesantunan Geoffrey Leech. Hasil analisis selanjutnya dikaitkan dengan relevansinya dalam pembelajaran drama di SMA. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam bentuk pelanggaran prinsip kesantunan dalam naskah drama, dengan pelanggaran maksim kecocokan sebagai yang paling dominan karena banyak tokoh menyampaikan penolakan dan pertentangan secara langsung. Pelanggaran tersebut berfungsi membangun alur cerita, memperjelas karakter tokoh, serta memperkuat pesan sosial dalam drama. Selain itu, temuan penelitian memiliki relevansi dengan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA pada materi drama Kurikulum Merdeka, khususnya pada elemen menyimak serta elemen berbicara dan mempresentasikan dalam Capaian Pembelajaran Fase F (BSKAP No. 046 Tahun 2025), serta dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan berfikir kritis, menganalisis perwatakan tokoh, menulis dialog yang santun, serta mengembangkan kecerdasan emosional dan empati peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2004 Linguistics (Ilmu Bahasa) > 200403 Discourse and Pragmatics |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | CAHYANING FAJAR AGUSTIN |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 06:25 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 06:25 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
