Rosyidah, Nur Fadlilatur (2026) Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa Tunarungu (Studi Kasus:SLB Budi Mulya Kandat Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22201144_prabab.pdf Download (838kB) |
|
|
Text
22201144_bab1.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
22201144_bab2.pdf Download (318kB) |
|
|
Text
22201144_bab3.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
22201144_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (585kB) |
|
|
Text
22201144_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (71kB) |
|
|
Text
22201144_bab6.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
22201144_daftar pustaka.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
22201144_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (981kB) |
|
|
Text
surat pernyataan upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (85kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hambatan pendengaran pada siswa tunarungu yang menyebabkan terbatasnya kemampuan komunikasi, sehingga mereka mengalami kesulitan dalam memahami materi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang bersifat abstrak,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran kontekstual mencakup tiga tahap. Pada perencanaan, guru menyesuaikan CP dan TP dengan kemampuan siswa, menyusun modul ajar, serta menyiapkan media visual dan bahasa isyarat. Pada pelaksanaan, guru menerapkan ketujuh komponen CTL yaitu konstruktivisme, inkuiri, questioning, learning community, modeling, refleksi, dan authentic assessment melalui tanya jawab, pengamatan gambar, contoh langsung, kerja kelompok menggunakan LKPD, dan penilaian tabel benar-salah.Pada evaluasi, guru menggunakan tabel benar-salah dan tanya jawab bahasa isyarat, disertai pengulangan materi bagi siswa yang belum memahami materi. Analisis implementasi menunjukkan bahwa secara umum ketujuh komponen CTL sudah diterapkan sesuai teori, namun terdapat kesenjangan antara modul ajar dan pelaksanaan yaitu kegiatan presentasi pada learning community dan praktik shalat pada authentic assessment tidak terlaksana karena guru menyesuaikan dengan kondisi siswa tunarungu. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran PAI yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa tunarungu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1303 Specialist Studies In Education > 130312 Special Education and Disability (Pendidikan Khusus dan Disabilitas) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | NUR FADLILATUR ROSYIDAH |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 03:21 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 03:21 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
