Shohibatunnuroini, Fika (2026) Pemaknaan perempuan sebagai objek hasrat dalam novel Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday : semiotika Charles Sander Pierce. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22207016_prabab.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
22207016_bab1.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
22207016_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text
22207016_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
|
|
Text
22207016_bab4.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
22207016_daftarrujukan.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
22207016_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text
22207016_pernyataanapluod.pdf Restricted to Repository staff only Download (471kB) |
Abstract
Shohibatunnuroini, Fika. Erawati Dwi Lestari, M.Hum. Moh. Badrus Solichin, S.Pd.,MA. Pemaknaan Perempuan sebagai Objek Hasrat dalam Novel Duri dan Kutuk Karya Cicilia Oday : Semiotika Charles Sander Pierce. Skripsi, Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil kediri. 2026. Kata kunci: Semiotika, Charles Sander Pierce, Novel, pelecehan. Kasus kekerasan seksual sering kali menempatkan perempuan pada posisi termarginalkan, seperti yang terepresentasikan dalam novel Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday. Novel ini mendekonstruksi stereotip pelecehan seksual, di mana pelaku di bawah umur mampu memutarbalikkan fakta sehingga korban yang tidak memiliki fisik sesuai standar kecantikan justru dituduh sebagai pelaku predator. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ikon, indeks, dan simbol, serta mengkaji penggambaran perempuan sebagai objek hasrat dalam novel tersebut menggunakan teori pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer berupa naskah teks novel Duri dan Kutuk, sedangkan sumber data sekunder mencakup referensi dari buku teori, artikel jurnal ilmiah, dan berita yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi berupa teknik baca catat untuk mengidentifikasi tanda-tanda kebahasaan dan naratif yang berkaitan dengan penindasan. Analisis data berfokus pada pengelompokan korpus data ke dalam trikotomi tanda (ikon, indeks, simbol) yang kemudian dikaitkan dengan konteks sosial objektifikasi perempuan dan fenomena pelecehan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanda ikon digunakan secara masif untuk mendehumanisasi fisik tokoh perempuan (Eva) melalui body shaming, menyandingkannya dengan wujud abnormal. Tanda indeks memperlihatkan relasi kausalitas hasrat seksual pelaku yang mengobjektifikasi perempuan tanpa memandang rupa, sekaligus memanifestasikan kemurkaan alam sebagai agen keadilan atas kezaliman tersebut. Tanda simbol merepresentasikan hilangnya kepolosan masa kanak-kanak akibat paparan hal-hal tidak senonoh serta bekerjanya stigma sosial manipulatif yang menyalahkan korban. Secara keseluruhan, novel ini mengkritik tatanan sosial yang rentan memojokkan perempuan, serta menyoroti bahwa ketika struktur peradilan manusia gagal dan berpihak pada pelaku, alam semesta akan mengambil alih fungsi hukum karma untuk merespons ketidakadilan tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2004 Linguistics (Ilmu Bahasa) > 200405 Language in Culture and Society (Sociolinguistics) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | FIKA SHOHIBATUNNUROINI |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:28 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:28 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
