Irawan, Davy Abim (2026) PRAKTIK TADLIS DALAM PENJUALAN MINUMAN ISOTONIK DI TIKTOK: ANALISIS PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
22302022_pra bab.pdf Download (890kB) |
|
|
Text
22302022_bab 1.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
22302022_bab 2.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
22302022_bab 3.pdf Download (92kB) |
|
|
Text
22302022_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (335kB) | Request a copy |
|
|
Text
22302022_bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (209kB) | Request a copy |
|
|
Text
22302022_bab 6.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
22302022_ daftar pustaka.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
22302022_lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (506kB) | Request a copy |
|
|
Text
22302022_lembar pernyataan aploud.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) | Request a copy |
Abstract
Davy Abim Irawan Dosen Pembmbing Dr.Ulin Namah,M.HI dan Andi Ardian Mustakim,M.H PRAKTIK TADLĪS DALAM PENJUALAN MINUMAN ISOTONIK DI TIKTOK: ANALISIS PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH skripsi. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri 2026. Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya berbagai bentuk transaksi elektronik, salah satunya melalui platform TikTok Shop. Namun, dalam praktiknya ditemukan adanya penyalahgunaan fitur live TikTok untuk memperjualbelikan minuman keras secara terselubung dengan menggunakan penyamaran nama dan identitas produk. Praktik tersebut menimbulkan persoalan hukum karena mengandung unsur ketidakjelasan informasi, penipuan (tadlīs), serta memperjualbelikan barang yang diharamkan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi proses jual beli minuman keras di TikTok Shop serta menganalisis pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan dengan mengkaji norma, asas, dan prinsip hukum ekonomi syariah yang berkaitan dengan praktik jual beli minuman keras melalui TikTok Live. Meskipun bersifat normatif, penelitian ini juga diperkuat dengan data empiris berupa observasi terhadap aktivitas live commerce dan wawancara dengan informan. Sumber data yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli minuman keras di TikTok Shop dilakukan secara terselubung melalui penyamaran identitas produk menggunakan istilah lain seperti “minuman herbal”, “sirup”, atau “oleh-oleh khas” agar tidak terdeteksi oleh sistem platform. Mekanisme transaksi dilakukan melalui live TikTok, komunikasi komentar, pesan pribadi (direct message), kesepakatan harga melalui chat, pembayaran, dan pengiriman barang dengan kemasan tersamarkan. Praktik tersebut mengandung unsur tadlis karena adanya penyembunyian informasi mengenai identitas barang yang sebenarnya, serta mengandung unsur gharar akibat ketidakjelasan informasi produk. Selain itu, transaksi yang dilakukan di luar sistem resmi TikTok Shop juga menyebabkan lemahnya perlindungan konsumen. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut tidak dibenarkan karena objek transaksi berupa minuman keras yang diharamkan serta bertentangan dengan prinsip kejujuran, transparansi, dan keadilan dalam muamalah Islam. Kata Kunci: TikTok Shop, Minuman Keras, Tadlīs, Gharar, Hukum Ekonomi Syariah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180105 Commercial and Contract Law (Hukum Dagang) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | DAVY ABIEM IRAWAN |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 06:20 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 06:20 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23123 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
