Luftiana, Lela Ade (2025) Moderasi Beragama dalam liturgi syukur tradisi unduh-unduh di Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22101008_prabab.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
22101008_bab1.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
22101008_bab2.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
22101008_bab3.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
22101008_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (743kB) |
|
|
Text
22101008_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (258kB) |
|
|
Text
22101008_bab6.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
22101008_daftarpustaka.pdf Download (889kB) |
|
|
Text
22101008_pernyataanupload.pdf Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
Abstract
Penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami interaksi antara agama dan budaya lokal dalam konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Tradisi unduh-unduh di Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Sidorejo menjadi wujud konkret akulturasi antara nilai-nilai Kristiani dan kearifan Jawa yang menekankan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya, solidaritas sosial, dan semangat toleransi antarumat beragama di Desa Sidorejo. Dalam konteks moderasi beragama, unduh-unduh menjadi simbol keharmonisan yang meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung kegiatan tradisi unduh-unduh, wawancara mendalam dengan pendeta, jemaat, serta tokoh masyarakat lintas agama, dan dokumentasi aktivitas gereja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi unduh-unduh di GKJW Sidorejo bukan sekadar perayaan panen, tetapi manifestasi moderasi beragama yang menumbuhkan nilai toleransi, solidaritas sosial, serta penghormatan terhadap keragaman budaya dan iman. Melalui simbol dan ritual seperti persembahan hasil bumi, doa syukur, serta prosesi arak-arakan, masyarakat memaknai syukur sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan sekaligus komitmen menjaga keharmonisan sosial. Dengan demikian, unduh-unduh berperan penting sebagai media pembinaan spiritual dan pelestarian budaya lokal yang memperkuat kohesi sosial masyarakat Sidorejo. Kata Kunci: Moderasi Beragama, Liturgi, Tradisi unduh-unduh, GKJW Sidorejo
Actions (login required)
![]() |
View Item |
