Metafora Dalam Album Lagu Lagipula Hidup Akan Berakhir Karya Hindia Dan Relevansi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia (Kajian Semantik)

Anggraini, Catur Denada (2025) Metafora Dalam Album Lagu Lagipula Hidup Akan Berakhir Karya Hindia Dan Relevansi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia (Kajian Semantik). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21207048_PraBab.pdf

Download (480kB)
[img] Text
21207048_Bab1.pdf

Download (417kB)
[img] Text
21207048_Bab2.pdf

Download (273kB)
[img] Text
21207048_Bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB)
[img] Text
21207048_Bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
21207048_DaftarPustaka.pdf

Download (134kB)
[img] Text
21207048_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text
Lembar Pernyataan Publikasi Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (481kB)

Abstract

ABSTRAK DENADA CATUR PURI ANGGRAINI, Dosen Pembimbing 1) Dr. Iwan Marwan. M, Hum. dan 2) Erawati Dwi Lestari. M, Hum. “Metafora Dalam Album Lagu Lagipula Hidup Akan Berakhir Karya Hindia dan Relevansi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia”, Skripsi, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, IAIN Kediri, 2025 Kata Kunci: Metafora, Semantik, Teks Puisi, Pembelajaran Bahasa Indonesia Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana ekspresi dan representasi pengalaman manusia, termasuk melalui karya sastra dan lirik lagu. Penggunaan majas, khususnya metafora, menjadi cara untuk menyampaikan pesan secara simbolik dan mendalam. Saat ini, lirik lagu berkembang menjadi media yang memuat ekspresi emosional, kritik sosial, dan refleksi kehidupan, terutama yang relevan dengan kondisi generasi muda. Album Lagipula Hidup Akan Berakhir karya Hindia menjadi contoh kuat bagaimana metafora digunakan untuk menggambarkan isu-isu seperti cinta, krisis identitas, dan kesehatan mental. Lirik-liriknya mengandung makna yang dalam, seperti dalam lagu “Cincin” yang memuat metafora kompleks tentang hubungan dan ketegangan batin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan metafora dalam album Lagipula Hidup Akan Berakhir karya Hindia serta relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang berfokus pada pengkajian data berupa teks dan makna yang terkandung di dalamnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, yaitu dengan menelaah secara mendalam dokumen tertulis berupa lirik lagu yang menjadi objek kajian dalam album “Lagi pula Hidup Akan Berakhir” karya Hindia. Lirik-lirik lagu tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk-bentuk metafora yang digunakan serta makna yang dihasilkan. Selanjutnya, hasil analisis tersebut dikaji relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam materi pembelajaran sastra, sebagai alternatif sumber belajar yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat jenis utama metafora, yaitu metafora antropomorfik (18 data), metafora abstrak ke konkret (17 data), metafora binatang (2 data), dan metafora sinestesia (2 data). Metafora-metafora ini digunakan untuk menyampaikan makna secara simbolik, reflektif, dan emosional. Metafora antropomorfik mendominasi dan menunjukkan upaya "menghidupkan" konsep abstrak melalui sifat manusiawi, sementara metafora lainnya memperkaya ekspresi puitis dan imaji lirik dalam lirik lagu. Penggunaan bahasa figuratif tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan retoris, tetapi juga sebagai mekanisme konseptual untuk menghidupkan pengalaman batin tokoh lirik. Hasil penelitian menunjukkan metafora dalam album ini dapat dijadikan alternatif bahan ajar puisi di SMA karena adanya relevansi dengan Kurikulum Merdeka jenjang SMA/MA kelas X terlihat dari kesesuaian capaian pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam aspek analisis diksi, gaya bahasa, imaji, serta unsur batin puisi. Lirik lagu terbukti dapat dijadikan media pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan reflektif, sekaligus menjadi sarana penguatan keterampilan menulis puisi. Dengan demikian, karya Hindia tidak hanya bernilai estetik, tetapi juga memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan literasi sastra dan pembelajaran teks puisi di sekolah.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: DENADA CATUR PURI ANGGRAINI
Date Deposited: 08 Jun 2026 06:25
Last Modified: 08 Jun 2026 06:25
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22273

Actions (login required)

View Item View Item