CAMPUR KODE INTRA-SETENTIAL DALAM NOVEL ANAK GUNUNG KARYA EKO DARMOKO SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)

Riantiningrum, Regina (2025) CAMPUR KODE INTRA-SETENTIAL DALAM NOVEL ANAK GUNUNG KARYA EKO DARMOKO SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5). Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
21207002_prabab.pdf

Download (490kB)
[img] Text
21207002_bab1.pdf

Download (72kB)
[img] Text
21207002_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text
21207002_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
[img] Text
21207002_bab4.pdf

Download (38kB)
[img] Text
21207002_daftarpustaka.pdf

Download (161kB)
[img] Text
21207002_lampiran.pdf

Download (40kB)
[img] Text
21207002_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)

Abstract

ABSTRAK Riantinigrum, Regina. “Campur Kode dalam Novel Anak Gunung Karya Eko Darmoko”. Pembimbing (I) Moh. Badrus Solichin, S.Pd., M.A dan Pembimbing (II) Dr. Iwan Marwan. M.Hum. Skripsi, Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Indonesia Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri. 2025. Kata Kunci: Bahasa, Kearifan Lokal, Novel Anak Gunung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan makna campur kode intra-sentential dalam novel Anak Gunung karya Eko Darmoko. Campur kode intra-sentential merupakan fenomena percampuran bahasa dalam satu kalimat, khususnya penyisipan unsur bahasa lokal (dalam hal ini bahasa Jawa) ke dalam struktur kalimat berbahasa Indonesia tanpa mengubah sintaksis utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data berupa kutipan dalam novel yang memuat campur kode dikaji secara sistematis berdasarkan teori Suwito dan Nababan, serta dikaitkan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang relevan dengan muatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan kosakata lokal seperti guyonan, eman, sambat, sinau, gupuh, dan lainnya, tidak hanya memperkaya narasi, tetapi juga berfungsi sebagai representasi budaya Jawa yang melekat pada karakter tokoh. Bahasa lokal yang muncul secara natural dalam kalimat-kalimat berbahasa Indonesia menunjukkan kedekatan tokoh dengan budaya asalnya, serta memperkuat nuansa lokal dalam struktur cerita. Selain menjadi alat komunikasi, campur kode juga digunakan sebagai sarana ekspresi emosional, penyampai nilai, dan penegas identitas tokoh. Campur kode dalam novel ini tidak hanya menjadi gejala linguistik, tetapi juga refleksi dari dinamika sosial budaya masyarakat. Penyisipan bahasa lokal di dalam teks fiksi menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi media efektif untuk melestarikan bahasa dan kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sosiolinguistik sastra serta pembelajaran sastra yang lebih kontekstual dan berbasis budaya.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: REGINA RIANTININGRUM
Date Deposited: 13 May 2026 07:08
Last Modified: 13 May 2026 07:08
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21837

Actions (login required)

View Item View Item