TINJAUAN MAQASID SYARIAH TERHADAP PERAN ISTRI SEBAGAI TULANG PUNGGUNG KELUARGA DALAM PERNIKAHAN (Studi Kasus Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri)

MUSTIKA RATU KIROMIM BAROROH, HITHTHATUN BERLIAN (2026) TINJAUAN MAQASID SYARIAH TERHADAP PERAN ISTRI SEBAGAI TULANG PUNGGUNG KELUARGA DALAM PERNIKAHAN (Studi Kasus Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
931111019_prabab.pdf

Download (774kB)
[img] Text
931111019_bab1.pdf

Download (511kB)
[img] Text
931111019_bab2.pdf

Download (572kB)
[img] Text
931111019_bab3.pdf

Download (476kB)
[img] Text
931111019_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[img] Text
931111019_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[img] Text
931111019_bab6.pdf

Download (424kB)
[img] Text
931111019_daftarpustaka.pdf

Download (402kB)
[img] Text
931111019_lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
931111019_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)

Abstract

HITHTHATUN BERLIAN MUSTIKA RATU KIROMIM BAROROH, Dosen Pembimbing Dr. Syaiful Bahri, M.HI dan Zakiyatus Soimah, M.HI.: Tinjauan Maqashid Syariah Terhadap Peran Istri Sebagai Tulang Punggung Keluarga Dalam Pernikahan (Studi Kasus Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Skripsi. Program Studi Sarjana Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri(UIN) Syekh Wasil kediri , 2025. Kata Kunci : Maqaṣhid Syariah, Peran Istri, Tulang Punggung Keluarga. Fenomena istri sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga semakin banyak ditemukan di masyarakat. Secara normatif dalam hukum Islam, kewajiban nafkah berada pada suami sebagai kepala keluarga. Namun, kenyataan sosial menunjukkan adanya perubahan peran akibat berbagai kondisi, seperti ketidakstabilan pekerjaan, terputusnya hubungan kerja, atau gangguan kesehatan suami, serta faktor sosial ekonomi lainnya. Hal inilah yang memunculkan pertanyaan mengenai kedudukan istri sebagai pencari nafkah utama dalam perspektif Maqaṣhid Syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi fenomena tersebut serta menganalisisnya berdasarkan Maqaṣhid Syariah di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan empiris melalui pengumpulan data lapangan. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam dengan enam keluarga serta observasi kondisi sosial ekonomi, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur terkait. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan kesimpulan secara induktif dengan menggunakan kerangka Maqaṣhid Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran istri sebagai pencari nafkah utama dipengaruhi oleh pekerjaan suami, PHK, kondisi kesehatan, hingga faktor ketiadaan suami. Dalam perspektif Maqaṣhid Syariah, peran ini dapat dipahami sebagai upaya mewujudkan kemaslahatan keluarga, mencakup perlindungan jiwa, harta, akal, keturunan, dan agama. Dengan demikian, fenomena tersebut tidak bertentangan dengan prinsip syariah yang bertujuan menjaga kesejahteraan dan keharmonisan keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: HITHTHATUN BERLIAN MUSTIKA RATU KIROMIM BAROROH
Date Deposited: 06 May 2026 06:58
Last Modified: 06 May 2026 06:58
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21723

Actions (login required)

View Item View Item