Mahar Pengajaran Al-Qur'an dalam Qs An-Nisa Ayat 4 Perspektif Tafsir Al-Azhar

Amir, Alif Qatarina (2025) Mahar Pengajaran Al-Qur'an dalam Qs An-Nisa Ayat 4 Perspektif Tafsir Al-Azhar. Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
21102044_prabab.pdf

Download (5MB)
[img] Text
21102044_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (183kB)
[img] Text
21102044_bab1.pdf

Download (574kB)
[img] Text
21102044_bab2.pdf

Download (574kB)
[img] Text
21102044_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (566kB)
[img] Text
21102044_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (686kB)
[img] Text
21102044_bab5.pdf

Download (340kB)
[img] Text
21102044_daftarpustaka.pdf

Download (447kB)
[img] Text
21102044_lampiran.pdf

Download (383kB)

Abstract

ALIF QATARINA AMIR, Dosen Pembimbing Dr. H. Masrul Anam, Lc., M.A dan Mohammad Lukman Chakim, M.H. Mahar Pengajaran Al-Qur'an Dalam Qs An-Nisa Ayat 4 Perspektif Tafsir Al-Azhar, Skripsi, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri 2025 Kata Kunci : Mahar Pengajaran, Tafsir Al-Azhar, Kompilasi Hukum Islam Mahar pengajaran merupakan salah satu bentuk mahar non-material yang pernah dipraktikkan pada masa Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam hadis dan disinggung dalam beberapa penafsiran ayat Al-Qur’an, termasuk dalam surat An-Nisa ayat 4. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep mahar pengajaran dalam perspektif tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka serta menelaah kesesuaiannya dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang berlaku di Indonesia. Kajian ini penting untuk memahami bentuk-bentuk mahar yang sah secara syariat dan relevansinya dalam konteks hukum positif Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer yang digunakan adalah Tafsir Al-Azhar dan Kompilasi Hukum Islam, sedangkan data sekunder berasal dari literatur-literatur hukum Islam dan fiqh muamalah kontemporer. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif-komparatif terhadap makna dan hukum mahar pengajaran sebagaimana dipahami dari kedua sumber utama tersebut. Pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir Buya Hamka dalam Al-Azhar memberikan ruang bagi bentuk mahar non-material, termasuk mahar pengajaran, selama ada kesepakatan dan memberi manfaat kepada pihak istri. Kompilasi Hukum Islam pun membuka kemungkinan tersebut dalam Pasal 31, yang menyatakan bahwa mahar dapat berbentuk uang atau benda lain yang diberikan oleh calon suami kepada calon istri. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahar pengajaran memiliki legitimasi dalam perspektif Islam dan masih relevan dalam kerangka hukum Islam modern di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030305 Tafsir Al-Qur’an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ALIF QATARINA AMIR
Date Deposited: 29 Apr 2026 07:50
Last Modified: 29 Apr 2026 07:50
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21643

Actions (login required)

View Item View Item