Ayuningtiyas, Putri (2025) Motif pak ogah sebagai pekerja sukarelawan pengatur lalu lintas di Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
20105005_prabab.pdf Download (896kB) |
|
|
Text
20105005_bab1.pdf Download (539kB) |
|
|
Text
20105005_bab2.pdf Download (317kB) |
|
|
Text
20105005_bab3.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
20105005_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (466kB) |
|
|
Text
20105005_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text
20105005_bab6.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
20105005_daftar_pustaka.pdf Download (117kB) |
|
|
Text
20105005_lampiran.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Surat peryataan uploud.pdf Restricted to Repository staff only Download (693kB) |
Abstract
Pak Ogah merupakan masyarakat yang bekerja secara sukarealwan untuk mengatur lalu lintas tanpa mengharapkan imbalan apapun dari pengguna jalan yang melintas. Fenomena Pak Ogah ini menarik untuk dikaji karena pada dasarnya mengatur lalu lintas merupakan tugas dari satuan kepolisian, tetapi faktanya dilapangan masyarakat terjun langsung ke lapangan untuk membantu proses lalu lintas agar berjalan dengan lancar dan tertib. Penelitian ini akan berfokus membahas mengenai bagaimana motif Pak Ogah yang bekerja sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas di Kota Kediri walaupun mereka mendapatkan penghasilan yang berasal dari sukarela para pengguna jalan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi mengenai motif Pak Ogah sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas di Kota Kediri. Untuk menggali lebih dalam lagi peneliti menganalisis dengan menggunakan Teori Pertukaran Sosial yang dikemukakan oleh George Caspar Homans dengan enam konsepnya, yaitu proposisi sukses, proposisi nilai, proposisi stimulus, proposisi kejenuhan kerugian, proposisi persetujuan agresi serta proposisi rasionalitas. Dari penelitian ini memberikan hasil bahwa Pak Ogah di Kota Kediri, yang bertugas sebagai sukarelawan pengatur lalu lintas, menjelaskan bahwa perilaku manusia dipengaruhi oleh pengalaman dan imbalan yang diterima. Para Pak Ogah cenderung melanjutkan aktivitas mereka karena mendapatkan hasil positif, seperti uang, apresiasi masyarakat, dan kepuasan batin. Penghargaan yang mereka terima dianggap lebih berharga dibandingkan pengorbanan yang diberikan. Selain itu, keputusan mereka juga dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, kebutuhan ekonomi, dan keterbatasan dalam mencari pekerjaan lain. Meskipun menghadapi kejenuhan dan tantangan di lapangan, mereka tetap bertahan karena merasa peran mereka penting dan memberi manfaat, baik secara pribadi maupun sosial. Dengan demikian, tindakan mereka mencerminkan. pilihan rasional berdasarkan pertimbangan keuntungan dan kerugian dalam kehidupan sehari-hari
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160806 Social Theory |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama |
| Depositing User: | PUTRI AYUNINGTIYAS |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:43 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:43 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
