Naja, Lutfy Anisa (2026) Tinjauan Maqashid Syariah Dalam Praktik Jual Beli Produk Kebutuhan Pokok Tanpa Label Harga (Studi Kasus Toko Kelontong di Desa Selopanggung Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
20302093_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
20302093_bab1.pdf Download (651kB) |
|
|
Text
20302093_bab2.pdf Download (714kB) |
|
|
Text
20302093_bab3.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
20302093_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
|
|
Text
20302093_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
|
|
Text
20302093_bab6.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
20302093_daftarpustaka.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
20302093_Pernyataan_Upload.pdf Download (654kB) |
Abstract
Manusia sebagai pelaku ekonomi memiliki nilai-nilai tertentu yang memengaruhi tindakan mereka. Dorongan untuk memenuhi kebutuhan, baik sebagai pemilik toko maupun pelanggan, diimplementasikan melalui transaksi dan interaksi. Perbedaan kebutuhan dan kepentingan antara pemilik toko dan pelanggan berpotensi menimbulkan dinamika dan konflik kepentingan yang perlu dikelola. Dalam praktik jual beli produk kebutuhan pokok tanpa label harga yang dilakukan oleh beberapa Toko Kelontong yang berada di Desa Selopanggung. Produk yang dijual tanpa label harga, secara hukum islam hal ini mengandung adanya unsur gharar (ketidakjelasan), karena ketidakjelasan harga pada produk. Tetapi, pada praktiknya para pihak Toko Kelontong tidak memberikan label harga pada setiap produknya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui praktik jual beli produk kebutuhan pokok tanpa label harga di beberapa Toko Kelontong Desa Selopanggung, dan tinjauan Maqashid Syariah terhadap jual beli produk kebutuhan pokok tanpa label harga tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum empiris yaitu suatu metode penelitian hukum yang menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku manusia, baik perilaku verbal yang didapat dari wawancara maupun perilaku nyata yang dilakukan melalui pengamatan langsung. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa praktik jual beli produk kebutuhan pokok tanpa label harga ini dilakukan oleh beberapa Toko Kelontong di Desa Selopanggung. Dalam hukum islam praktek ini, mengandung adanya unsur gharar (ketidakjelasan), karena ketidakjelasan harga pada produk. Berdasarkan tinjauan Maqashid Syariah ketiadaan label harga menghambat terwujudnya kemaslahatan bagi konsumen karena menciptakan ketidakpastian, potensi kerugian, ketidaknyamanan, dan menghambat kemampuan konsumen untuk membuat keputusan yang rasional dan terinformasi. Hal ini juga tidak selaras dengan tingkatan kepentingan dalam Maqashid Syariah, terutama dalam Hifz ad-Din, Hifz an-Nafs, Hifz al-Mal dan Hifz al-'Aql, serta menghambat maslahah hājiyah dalam teori maqashid syariah Ibnu Asyur yang seharusnya menciptakan ketertiban dan kemudahan dalam transaksi bisnis dan interaksi sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012799 Mu'amalah not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | LUTFY ANISATUN NAJA |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 03:05 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 03:05 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20578 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
