Damayanti, Nanda Alfira (2025) Analisis framing pemberitaan penistaan agama oleh Isa Zega dalam praktik umrah pada Suara.com dan Viva.coid. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21103012_Prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21103012_Bab1.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
21103012_Bab2.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
21103012_Bab3.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
21103012_Bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
21103012_Bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
|
|
Text
21103012_Bab6.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
21103012_Daftarpustaka.pdf Download (649kB) |
|
|
Text
Surat pernyataan publiaksi.pdf Restricted to Repository staff only Download (78kB) |
Abstract
Kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Isa Zega, seorang selebgram transgender yang melaksanakan ibadah umrah dengan mengenakan hijab dan berada di saf perempuan, menimbulkan kontroversi besar di masyarakat. Peristiwa yang terjadi pada 18 November 2024 lalu menjadi pusat perhatian karena berkaitan dengan isu keagamaan, identitas gender, serta kebebasan berekspresi yang sensitif di Indonesia. Kasus ini juga menarik perhatian media utama seperti Suara.com dan Viva.co.id, yang memberitakan dengan perspektif berbeda. Fenomena ini penting untuk dianalisis guna memahami cara media membingkai suatu peristiwa yang kontroversial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki, yang mencakup empat struktur utama yaitu, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data yang dikumpulkan berjumlah 12 berita yang diterbitkan oleh Suara.com dan Viva.co.id dengan masing-masing enam berita pada periode November hingga Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Suara.com menyajikan pemberitaan dengan gaya netral, memberikan ruang klarifikasi bagi Isa Zega melalui kutipan langsung, dan cenderung menampilkan narasi yang seimbang. Sementara itu, Viva.co.id lebih menonjolkan aspek pelanggaran dan desakan hukum, dengan diksi yang keras serta dominasi kutipan dari tokoh agama yang memperkuat framing penistaan. Dalam perspektif jurnalisme Islam, yang mengedepankan prinsip shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan dengan benar), dan fathonah (cerdas), Suara.com dinilai lebih dekat dengan nilai-nilai tersebut. Sebaliknya, Viva.co.id menunjukkan kecenderungan yang lebih emosional dan kurang berimbang. Dengan demikian, kedua media tersebut memperlihatkan framing yang dipengaruhi oleh kebijakan redaksional. Suara.com lebih menampilkan narasi yang seimbang, sementara Viva.co.id, lebih keras dalam menyudutkan Isa Zega.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2001 Communication and Media Studies > 200102 Communication Technology and Digital Media Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | NANDA ALFIRA DAMAYANTI |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:13 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:13 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/19952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
