Pendidikan Sufistik Kiai Ihsan Jampes Dan Relevansinya Di Era Modern

Rosyadi, Hasib (2021) Pendidikan Sufistik Kiai Ihsan Jampes Dan Relevansinya Di Era Modern. Masters (S2) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
92101619037_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
92101619037_bab1.pdf

Download (253kB)
[img] Text
92101619037_bab2.pdf

Download (408kB)
[img] Text
92101619037_bab3.pdf

Download (355kB)
[img] Text
92101619037_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[img] Text
92101619037_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[img] Text
92101619037_bab6.pdf

Download (22kB)
[img] Text
92101619037_daftarpustaka.pdf

Download (214kB)
[img] Text
92101619037_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)

Abstract

ABSTRAK HASIB ROSYADI, Prof. H. FAUZAN SALEH, MA,Ph,D. dan Dr. H. ANIS HUMAIDI, M.Ag.: Pendidikan Sufistik Kiai Ihsan Jampes Dan Relevansinya Di Era Modern, Prodi PAI, Pascasarjana, IAIN Kediri, 2021. Kata kunci: Pendidikan Sufistik, Kiai Ihsan, Era Modern Salah satu ulama Nusantara yang dikenal ahli dalam ilmu tasawuf secara khusus adalah Kiai Ihsan Jampes. Dari beberapa karyanya, yang memuat pengajaran tasawuf adalah kitab Sira>j at-Ṭ}a>libi>n dan kitab Manāhij al-Imdād yang menjadi komentar atas kitab Irsha>d al-‘I}ba>d. Dari sini, peneliti akan mengungkap bagaimana dan apa pendidikan sufistik Kiai Ihsan dan bagaimana relevansinya di era modern dari karya-karya tersebut. Fokus penelitian apa tujuan pendidikan Sufistiknya, bagaimana kriteria guru dan karakter murid menurut Kiai Ihsan, apa materi dan metode pendidikan Sufistik kiai Ihsan. Jenis penelitian kualitatif, jenis studi dokumen (documen study), untuk teknis analisis menggunakan teknik analisis isi (Content Analysis). Teknik analisis isi dimulai dengan menyusun kerangka kerja terdiri beberapa komponen seperti tubuh teks yang merupakan data yang dianalisis, rumusan masalah yang harus dijawab dengan memeriksa isi teks, konteks yang dipilih untuk memahami isi teks, sebuah konstruksi analitis untuk menganalisa konteks, kesimpulan yang ditemukan untuk menjawab pertanyaan penelitian, dan validasi bukti, yang merupakan penilaian akhir dari analisis isi. Hasil penelitian yang didapat adalah sebagai berikut: Tujuan pendidikan Sufistik Kiai Ihsan adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, yang membuahkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kriteria guru, ikhlas dan berakhlak mulia (ada>b), tidak kikir, teladan, mempunyai sifat kasih sayang terhadap muridnya. Karakter murid, ikhlas mencari ilmu, bersikap kritis, menghindari sikap malas, enggan belajar, menghindari sikap takabur terhadap pihak yang lebih rendah posisinya, menghindari perselisihan (Mumārah), penghujatan (Mujādalah). Materi dan metode pendidikan Sufistik, konsep Ilmu, pembagian ilmu, ilmu yaitu ilmu lahir (eksoterik) dan ilmu batin (esoterik), farḍu ‘ain dan farḍu kifāyah, Ilmu Na>fi’ yaitu ilmu tentang Allah, sifat-sifat, dan nama-nama-Nya, tata cara beribadah kepada Allah, berakhlak kepada-Nya. Materi, Ilmu Tauhid, Ilmu perilaku hati atau batin, Ilmu syariat (Ilmu Hadis, Fiqih dan Tafsir). Metode Pembiasaan, metode step by step learning, daan metode belajar kepada guru. Relevansi pendidikan sufistik Kiai Ihsan dengan era modern saat ini, yaitu relevansi tujuan, kriteria guru, karakter murid, materi dan metode dengan era modern.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2))
Subjects: 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1301 Education Systems > 130101 Continuing and Community Education (Pendidikan Berkelanjutan dan Komunitas)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mokamad Mahbub Junaidi
Date Deposited: 27 Mar 2023 03:03
Last Modified: 27 Mar 2023 03:03
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/8018

Actions (login required)

View Item View Item