Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Sistem Akad Ijarah Dalam Praktik Sewa Menyewa Bayar Keri Tanah Sawah (Studi Kasus Di Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang)

Rahmah, Wahyu Laili (2022) Tinjauan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Sistem Akad Ijarah Dalam Praktik Sewa Menyewa Bayar Keri Tanah Sawah (Studi Kasus Di Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931213017_prabab.pdf

Download (852kB)
[img] Text
931213017_bab1.pdf

Download (506kB)
[img] Text
931213017_bab2.pdf

Download (742kB)
[img] Text
931213017_bab3.pdf

Download (208kB)
[img] Text
931213017_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (518kB)
[img] Text
931213017_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (614kB)
[img] Text
931213017_bab6.pdf

Download (253kB)
[img] Text
931213017_daftarpustaka.pdf

Download (400kB)

Abstract

Sewa menyewa merupakan salah satu kegiatan muamalah yang banyak dilakukan oleh masyarakat terutama masyarakat pedesaan yang sebagian besar berprofesi sebagai petani guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satunya yaitu sewa menyewa sawah yang banyak dilakukan oleh masyarakat Desa Kepuhkembeng yang dilakukan dengan sistem bayar belakangan (bayar keri) atau setelah musim panen pertama tiba. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang : (1) Praktik sewa menyewa bayar keri tanah sawah yang terjadi di Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang, (2) Tinjauan kompilasi hukum ekonomi syariah terhadap sistem akad ijarah dalam praktik sewa menyewa bayar keri tanah sawah di Desa Kepuhkembeng Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Sistem sewa menyewa tanah sawah yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kepuhkembeng yaitu pembayaran uang sewanya dilakukan diakhir atau setelah musim panen pertama tiba karena biasanya masa panen terjadi sampai 3 kali panen untuk masa sewanya biasanya selama satu tahun. (2) Namun dalam praktiknya apabila ditinjau dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah pasal 36 masih belum sesuai karena masih ada pihak penyewa yang tidak mau membayarkan uang sewanya dengan alasan seperti tidak memiliki uang karena uangnya habis untuk biaya operasional selama masa tanam berlangsung atau karena hasil panennya kurang bagus akibat musim kemarau sehingga saat dijual kurang laku padahal pemilik sawah sudah melakukan kewajibannya menyerahkan sawahnya dan pihak penyewa juga sudah mendapatkan manfaat dari lahan tersebut. Hal ini tentu merugikan pemilik sawah karena pemilik sawah tidak mendapatkan haknya berupa pembayaran uang sewa dari pihak penyewa dan dapat menyebabkan unsur wanprestasi atau ingkar janji karena pihak penyewa dianggap tidak melakukan apa yang sudah menjadi kewajibannya yaitu membayar uang sewa sesuai dengan Pasal 36 Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Kata Kunci : Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, Sewa Menyewa, Tanah Sawah

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012709 Ijarah, Ju’alah, ‘Iwadl (Kontrak Kerja, Sewa-menyewa, Upah)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Wahyu Laili Rahmah
Date Deposited: 13 Jul 2022 02:50
Last Modified: 13 Jul 2022 02:50
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/4964

Actions (login required)

View Item View Item