Strategi Coping Masyarakat Dalam Mengatasi Kecemasan Pasca Gempa Bumi Yang Terjadi Dan Ditetapkannya Desa Babana Sebagai Kawasan Rawan Tsunami

Wibowo, Nur Diah Pratiwi (2022) Strategi Coping Masyarakat Dalam Mengatasi Kecemasan Pasca Gempa Bumi Yang Terjadi Dan Ditetapkannya Desa Babana Sebagai Kawasan Rawan Tsunami. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933401817_prabab.pdf

Download (827kB)
[img] Text
933401817_bab1.pdf

Download (349kB)
[img] Text
933401817_bab2.pdf

Download (568kB)
[img] Text
933401817_bab3.pdf

Download (311kB)
[img] Text
933401817_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB)
[img] Text
933401817_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (762kB)
[img] Text
933401817_bab6.pdf

Download (154kB)
[img] Text
933401817_daftarpustaka.pdf

Download (373kB)
[img] Text
933401817_suratpernyataan.pdf

Download (409kB)

Abstract

ABSTRAK NURDIAH PRATIWI WIBOWO. Dosen pembimbing Dr. Imron Muzakki, M.Psi. Psikolog. danTatik Imadatus Sa’adati, M.Psi. Psikolog. Strategi Coping Masyarakat Dalam Mengatasi Kecemasan Pasca Gempa Bumi Yang Terjadi Dan Ditetapkanya Desa Babana Sebagai Kawasan Rawan Tsunami. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Dan Dakwah, IAIN Kediri, 2022. Kata Kunci :Strategi Coping, Kecemasan. Kecemasan adalah pengalaman yang bersifat subyektif yang bersifat tidak menyenangkan menyangkut kekhawatiran atau ketegangan seperti perasaan takut, cemas, tegang dan emosi yang dialami oleh seseorang. Kecemasan yang dirasakan oleh individu merupakan suatu keadaan tertentu dimana kita menghadapi keadaan yang tidak pasti dan tidak menentu terhadap sesuatu objek tertentu. Selain itu kecemasan juga merupakan respon terhadap suatu hal yang telah dan yang akan terjadi baik itu diwaktu lampau atau dimasa yang akan datang. Dimana jika ancaman yang kita rasakan besar maka akan semakin besar pula kecemasan yang akan timbul dalam diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan yang dirasakan oleh warga yang ada di Desa Babana kemudian bentuk-bentuk strategi coping seperti apa yang dilakukan dan faktor-faktor apa saya yang mempengaruhi strategi copingyang dilakukan warga dalam mengatasi kecemasan yang dirasakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan dalam penelitian ini melibatkan enam orang warga yang ada di Desa Babana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ke enam subjek dalam penelitian penelitian ini mengalami gangguan kecemasan dengan tingkatan yang berbeda-beda, ada yang mengalami kecemasan sedang, kecemasan berat dan kecemasan berat sekali. Kemudian bentuk-bentuk strategi coping yang dilakukan oleh ke enam dalam penelitian ini ada dua bentuk, yang pertama strategi coping yang berfokus pada masalah (Problem- Focused Coping/PFC) yaitu planful problem solving, confrontative copingdan seeking social support. Yang kedua strategi coping yang berfokus pada emosi (Emotional Focused Coping/EFC) yaitu Positive Reappraisal, self controlling, distancing, dan escape avoidance. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi coping yang dilakukan oleh warga yang ada diDesa Babana yaitu dipengaruhi oleh empat faktor yaitu faktor keterampilan dalam memecahkan masalah, keyakinan (pandangan positif), keterampilan sosial dan dukungan sosial .

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam
Depositing User: Nurdiah Pratiwi Wibowo
Date Deposited: 18 Apr 2022 05:04
Last Modified: 18 Apr 2022 05:04
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/4216

Actions (login required)

View Item View Item