Kholifatussholikhah, Rudho (2026) Analisis Lafẓ Hadis Fattakhadha Anfan Min Dhahab Dan Relevansinya Terhadap Tren Rhinoplasty di Era Modern. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22106003_prabab.pdf Download (803kB) |
|
|
Text
22106003_bab1.pdf Download (567kB) |
|
|
Text
22106003_bab2.pdf Download (578kB) |
|
|
Text
22106003_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (997kB) |
|
|
Text
22106003_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (399kB) |
|
|
Text
22106003_bab5.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
22106003_daftar pustaka.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
22106003_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (578kB) |
|
|
Text
22106003_pernyataan upload karya ilmiah.pdf Download (263kB) |
Abstract
Perkembangan ilmu kedokteran modern melahirkan berbagai prosedur bedah estetika, salah satunya adalah rhinoplasty atau operasi hidung yang semakin banyak diminati, termasuk di kalangan masyarakat Muslim. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar dalam perspektif hukum Islam, yakni sejauh mana tindakan perubahan bentuk hidung dapat dibenarkan oleh syariat. Salah satu dalil yang kerap dijadikan rujukan dalam pembahasan ini adalah hadis tentang sahabat 'Arfajah bin As'ad yang hidungnya terpotong dalam Perang Kulab, kemudian atas izin Nabi Muhammad saw. ia mengganti hidungnya dengan emas. Hadis inilah yang dikenal dengan lafz fattakhadha anfan min dhahab dan menjadi fokus utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kualitas sanad dan matan hadis fattakhadha anfan min dhahab serta menganalisis relevansinya terhadap fenomena tren rhinoplasty di era modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data primer mencakup hadis dari Sunan Abi Dāwūd, Sunan an-Nasā'ī, Sunan at-Tirmidhi, dan Musnad Ahmad beserta kitab syarahnya. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan: takhrīj hadis, kritik sanad menggunakan teori jarh wa ta'dil dan kritik matan, serta analisis kontekstual melalui pendekatan maqāşid al-shari'ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis fattakhadha anfan min dhahab memiliki sanad yang bersambung dengan para perawi yang dinilai tsiqah oleh para ulama hadis, sehingga hadis ini dapat diterima sebagai hujjah dalam penetapan hukum Islam. Dari sisi matan, hadis ini tidak bertentangan dengan Al-Qur'an maupun hadis-hadis lain yang lebih kuat, dan kandungannya sejalan dengan prinsip pengobatan dalam Islam. Adapun dari segi relevansinya, hadis ini menunjukkan bahwa Islam memberikan kebolehan terhadap tindakan rekonstruksi fisik ketika dilakukan atas dasar kebutuhan medis yang mendesak (darüriyyāt). Dalam konteks rhinoplasty modern, tindakan rekonstruktif yang bertujuan memperbaiki cacat bawaan, cedera, atau gangguan fungsi pernapasan termasuk dalam kategori yang dibolehkan berdasarkan prinsip hifz al-nafs (perlindungan jiwa) dan hifz al-'ird (penjagaan kehormatan). Sebaliknya, rhinoplasty yang semata-mata didorong oleh keinginan estetika tanpa kebutuhan medis yang jelas cenderung masuk dalam kategori taghyir khalqillah (mengubah ciptaan Allah) yang tidak dibenarkan syariat. Dengan demikian, pendekatan maqāşid al-sharī'ah menjadi kunci dalam menentukan batas antara tindakan medis yang dibolehkan dan perubahan fisik yang dilarang dalam Islam, sekaligus membuktikan bahwa hadis klasik tetap relevan dalam menjawab persoalan medis di era modern.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040304 Hadith and Related Knowledge (Hadits dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030403 Hadith by Specific Fields (Hadits menurut Bidang Tertentu) 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040304 Hadith and Related Knowledge (Hadits dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030409 Takhrij Hadits |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Hadits |
| Depositing User: | RUDHO KHOLIFATUSSHOLIKHAH |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 07:22 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 07:22 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
