Khasanah, Dwi Rochmatul (2026) Perilaku Imitasi Mahasantri Dalam Menyelesaikan Masalah Sosial Berdasarkan Sirah Nabawiyah di Pondok Pesantren Pelajar Al-Fath Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21104156_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21104156_bab1.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
21104156_bab2.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
21104156_bab3.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
21104156_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text
21104156_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text
21104156_bab6.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
21104156_daftarpustaka.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
21104156_sp.pdf Restricted to Repository staff only Download (366kB) |
Abstract
Mahasantri merupakan individu yang menjalani peran ganda sebagai mahasiswa dan santri, sehingga dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik, sosial, dan spiritual yang memerlukan kemampuan penyelesaian masalah yang adaptif. Dalam konteks pesantren, salah satu mekanisme pembelajaran yang menonjol adalah perilaku imitasi terhadap figur teladan, khususnya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم yang keteladanannya termuat dalam Sirah Nabawiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku imitasi mahasantri dalam menyelesaikan masalah berdasarkan Sirah Nabawiyah dan faktor-faktor yang memengaruhinya di Pondok Pesantren Pelajar Al-Fath Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari tiga mahasantri yang dipilih secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku imitasi mahasantri terhadap Sirah Nabawiyah berlangsung melalui empat tahap pembelajaran sosial Albert Bandura, yaitu perhatian terhadap keteladanan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم, retensi melalui pengkajian dan refleksi nilai-nilai sirah, reproduksi dalam bentuk perilaku nyata seperti kesabaran, musyawarah, dan pengendalian diri, serta motivasi yang didorong oleh kesadaran religius dan dorongan spiritual. Faktor-faktor yang memengaruhi proses imitasi meliputi faktor psikologis, lingkungan keluarga, media sosial, interaksi teman sebaya, lingkungan pendidikan pesantren, serta figur otoritatif seperti kiai dan ustaz sebagai living model. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku imitasi mahasantri merupakan proses internalisasi nilai yang holistik, dinamis, dan kontekstual. Sirah Nabawiyah tidak hanya dipahami sebagai narasi sejarah, tetapi berfungsi sebagai pedoman aplikatif dalam membentuk pola penyelesaian masalah yang berakhlak dan berorientasi spiritual. Temuan ini menegaskan relevansi teori belajar sosial Bandura dalam konteks pendidikan Islam serta memperkuat posisi Sirah Nabawiyah sebagai sumber keteladanan dalam pembentukan karakter mahasantri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170109 Personality, Abilities and Assessment 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170111 Psychology of Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam |
| Depositing User: | DWI ROCHMATUL KHASANAH |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 06:25 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 06:25 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
