Persepsi masyarakat Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri terhadap nilai budaya pada pelaksanaan tradisi kirap 1 suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo

Agustina, Guretno (2026) Persepsi masyarakat Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri terhadap nilai budaya pada pelaksanaan tradisi kirap 1 suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21103045_Prabab.pdf

Download (616kB)
[img] Text
21103045_bab1.pdf

Download (335kB)
[img] Text
21103045_bab2.pdf

Download (244kB)
[img] Text
21103045_bab3.pdf

Download (255kB)
[img] Text
21103045_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (560kB)
[img] Text
21103045_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text
21103045_bab6.pdf

Download (186kB)
[img] Text
21103045_daftarpusaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21103045_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Pernyataan_Uploud Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (59kB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam (indepth interview), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Teori yang digunakan untuk membaca fenomena persepsi masyarakat adalah teori persepsi McShane dan Von Glinow serta prinsip-prinsip persepsi dalam Teori Gestalt. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Desa Menang terhadap tradisi Kirap 1 Suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo terbentuk secara beragam, mulai dari persepsi positif yang menilai tradisi sebagai simbol identitas budaya dan spiritual, persepsi netral yang melihatnya sebagai rutinitas budaya turun-temurun, hingga persepsi skeptis yang memandang tradisi tersebut tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman. Keberagaman pandangan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor internal seperti pengalaman pribadi, tingkat pemahaman budaya, keyakinan religius, serta keterlibatan individu dalam tradisi, dan faktor eksternal seperti peran keluarga, tokoh masyarakat, lingkungan pendidikan, media, dan dinamika modernisasi. Secara keseluruhan, tradisi Kirap 1 Suro tetap memiliki makna penting dalam mempertahankan nilai budaya lokal serta memperkuat identitas kolektif masyarakat Desa Menang, sekaligus menunjukkan adanya proses adaptasi budaya di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE (Ilmu Bahasa, Komunikasi dan Budaya) > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: GURETNO AGUSTINA
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:30
Last Modified: 10 Aug 2026 08:30
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24490

Actions (login required)

View Item View Item