Fadhila, Lu'lu'atus Saniyya (2025) Kepemimpinan perempuan dalam hadis (studi kritik atas pandangan Fatima Mernissi terhadap hadis yang dianggap misoginis). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
22106005_prabab.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
22106005_bab1.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
22106005_bab2.pdf Download (509kB) |
|
|
Text
22106005_bab3.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
22106005_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
|
|
Text
22106005_bab5.pdf Download (198kB) |
|
|
Text
22106005_daftarpustaka.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (480kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan perempuan dalam hadis dengan fokus pada kritik terhadap pandangan Fatima Mernissi mengenai hadis yang dianggap bersifat misoginis. Isu ini penting dikaji karena pemikiran Mernissi telah memengaruhi wacana feminisme Islam kontemporer dan menimbulkan perdebatan metodologis di kalangan akademisi ilmu hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan secara kritis metodologi dan pandangan Fatima Mernissi terhadap hadis kepemimpinan perempuan, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip keilmuan hadis klasik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari karya-karya primer Fatima Mernissi seperti Women and Islam: An Historical and Theological Enquiry serta kitab-kitab hadis dan syarah klasik seperti Ṣaḥīḥ al-Bukhārī, Ṣaḥīḥ Muslim, Fatḥ al-Bārī, dan ʿAwn al-Maʿbūd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hermeneutika sosial- historis Mernissi belum sepenuhnya memenuhi kriteria metodologi ilmu hadis, karena mengabaikan aspek sanad dan matan yang menjadi dasar keabsahan riwayat. Analisis syarah hadis justru memperlihatkan bahwa Islam memuliakan perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan, termasuk dalam konteks kepemimpinan. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman yang seimbang antara kritik modern dan disiplin hadis klasik diperlukan agar interpretasi terhadap teks keagamaan tetap berakar pada otoritas ilmiah dan semangat keadilan Islam. Kata Kunci: Fatima Mernissi, Hadis, Kepemimpinan Perempuan, Kritik Hadis, Gender.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) |
| Depositing User: | LU'LU'ATUS SANIYYA FADHILA |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:36 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:36 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/24221 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
