Alvenda, Abdul Hakim Halimi (2026) EFEKTIVITAS PERAN MEDIATOR HAKIM DAN MEDIATOR INDEPENDEN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KOTA KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22301047_prabab.pdf Download (921kB) |
|
|
Text
22301047_bab 1.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
22301047_bab 2.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
22301047_bab 3.pdf Download (361kB) |
|
|
Text
22301047_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
22301047_bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
22301047_bab 6.pdf Download (248kB) |
|
|
Text
22301047_daftar_pustaka.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
22301047_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (570kB) |
|
|
Text
22301047_Pernyataan_Upload.pdf Download (280kB) |
Abstract
Abdul Hakim Halimi Alvenda. Dosen Pembimbing: Moch. Choirul Rizal, M. H. dan Ibu Zakiyatus Soimah, M.HI. Efektivitas Mediasi dalam Penganggulangan Perceraian Studi Kasus di Pengadilan Agama Kota Kediri. Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. UIN Syekh Wasil Kediri. 2026. Kata Kunci: Mediasi, Perceraian, Mediator, Penangulangan Mediasi merupakan instrumen penyelesaian sengketa yang diwajibkan dalam setiap perkara perdata, termasuk perkara perceraian, sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan. Namun demikian, tingginya angka perceraian di Pengadilan Agama Kota Kediri menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi belum sepenuhnya mampu mencapai tujuan untuk menekan terjadinya perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mediator hakim dan mediator independen dalam pelaksanaan mediasi perkara perceraian serta menganalisis efektivitas perannya dalam upaya penanggulangan perceraian di Pengadilan Agama Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan di Pengadilan Agama Kota Kediri. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto yang meliputi faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas, faktor masyarakat, dan faktor kebudayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Kota Kediri telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan PERMA Nomor 1 Tahun 2016. Mediator hakim dan mediator independen berperan sebagai fasilitator yang membantu para pihak mencapai perdamaian melalui pendekatan persuasif, komunikasi dialogis, dan pemberian nasihat. Akan tetapi, efektivitas mediasi dalam menanggulangi perceraian masih tergolong rendah karena sebagian besar para pihak telah memiliki keinginan yang kuat untuk bercerai sebelum proses mediasi dilaksanakan. Faktor yang memengaruhi efektivitas mediasi meliputi konflik rumah tangga yang berkepanjangan, faktor ekonomi, perselingkuhan, rendahnya itikad baik para pihak, keterbatasan waktu mediator, serta budaya hukum masyarakat yang masih memandang perceraian sebagai solusi utama penyelesaian konflik rumah tangga. Dengan demikian, pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Kota Kediri secara prosedural telah berjalan dengan baik, namun belum sepenuhnya efektif dalam menanggulangi perceraian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Hukum Acara Pidana, Hukum Pidana Islam) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | ABDUL HAKIM HALIMI ALVENDA |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:58 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:58 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23956 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
