Amatulloh, Antika Nabilah (2026) Resistensi tokoh Nabila dalam novel perjanjian dua surga karya dianobi: implementasi nilai kesetaraan gender dalam pembelajaran sastra di sma. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22207056_prabab.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
22207056_bab 1.pdf Download (382kB) |
|
|
Text
22207056_bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (471kB) |
|
|
Text
22207056_bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (156kB) |
|
|
Text
22207056_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (36kB) |
|
|
Text
22207056_lampiran.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
22207056_daftar pustaka.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
Pernyataan_Upload (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (428kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik poligami sepihak dalam realitas sosial yang kerap menempatkan posisi perempuan pada situasi marginal dan bias gender. Novel Perjanjian Dua Surga karya Dianobi hadir menawarkan sudut pandang berbeda dengan menampilkan dinamika perjuangan tokoh perempuan yang melakukan perlawanan terhadap stigma kepasrahan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk resistensi tokoh Nabila terhadap praktik poligami sepihak serta menyusun rancangan implementasi nilai kesetaraan gender tersebut sebagai materi pembelajaran sastra alternatif bagi siswa di SM. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer bersumber dari teks novel Perjanjian Dua Surga, sedangkan data sekunder digali melalui literatur pendukung terkait isu gender, poligami, dan pembelajaran sastra. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif melalui pisau analisis teori Power Feminism milik Naomi Wolf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi tokoh Nabila bertransformasi dari fase victim feminism menuju power feminism. Bentuk perlawanan Nabila tidak diwujudkan melalui aksi fisik yang destruktif, melainkan bergerak secara taktis dan intelektual melalui tiga kategori utama: 1) Penolakan (rejection) terhadap konsep dogma kepasrahan dan mitos keibuan; 2) Menentang (defiance) lewat pengajuan pertanyaan reflektif serta protes verbal langsung demi menggugat penomorduaan peran (subordinasi); 3) Melawan (resistance) secara tegas untuk merebut kembali kedaulatan emosional dan menolak terjebak dalam kompetisi destruktif antarperempuan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1303 Specialist Studies In Education > 130308 Gender, Sexuality and Education (Gender, Seksualitas dan Pendidikan) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | ANTIKA NABILAH AMATULLOH |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 08:37 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 08:37 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/23783 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
