ANALISIS RATIO LEGIS PASAL 153 AYAT (2) HURUF D KOMPILASI HUKUM ISLAM TERKAIT IDDAH BAGI ISTRI YANG DITINGGAL MATI SUAMINYA DALAM KEADAAN HAMIL

Hendraswari, Viola Risma (2026) ANALISIS RATIO LEGIS PASAL 153 AYAT (2) HURUF D KOMPILASI HUKUM ISLAM TERKAIT IDDAH BAGI ISTRI YANG DITINGGAL MATI SUAMINYA DALAM KEADAAN HAMIL. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
20301047_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20301047_bab1.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20301047_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20301047_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
20301047_bab4.pdf

Download (885kB)
[img] Text
20301047_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20301047_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
20301047_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)

Abstract

Hendraswari Risma Viola, Dosen Pembimbing: Moch. Choirul Rizal, M.H dan Afifah Mayaningish, S.Pd., M.H. *Analisis Ratio Legis Pasal 153 Ayat (2) Huruf d Kompilasi Hukum Islam Terkait Iddah Bagi Istri Yang Ditinggal Mati Suaminya Dalam Keadaan Hamil*. Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, UNSW Kediri, 2026 **Kata Kunci :** *ratio legis*, Kompilasi Hukum Islam, *Iddah* Terjadi perbedaan penafsiran atas fakta terkait masa iddah guna istri yang ditinggal mati oleh suaminya. Masa *iddah* istri yang ditinggal mati oleh suaminya berkeadaan hamil menurut Pasal 153 ayat (2) huruf d KHI ditunggu sampai melahirkan, sedangkan menurut Imam Malik ditunggu sampai dengan melahirkan dan masa berkabung, yaitu 130 (seratus tiga puluh) hari. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada: (1) *ratio legis* Pasal 153 ayat (2) huruf d KHI terkait masa *iddah* bagi istri yang ditinggal mati oleh suaminya dalam keadaan hamil; dan akibat hukum dari perbedaan penafsiran atas masa *iddah* bagi istri yang ditinggal mati suaminya berkeadaan hamil. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian hukum normatif bersamaan pendekatan perundang-undangan serta konseptual. Bahan hukum primer serta sekunder dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi kepustakaan. Teknis analisis hukumnya bersifat preskriptif, yaitu memberikan argumentasi hukum sesuai dengan asas-asas hukum, teori-teori hukum, dan/atau peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian ini menemukan: pertama, *ratio legis* Pasal 153 ayat (2) huruf d KHI dilandasi atas mazhab Imam Syafi’i yang mengakomodasi prinsip *mashlahah mursalah* (kemaslahatan umum) serta kepastian hukum di Indonesia. Kedua, salah satu akibat hukum adanya perbedaan penafsiran tersebut ialah masa tunggu bagi janda (istri yang ditinggal mati suaminya dalam keadaan hamil) untuk melakukan perkawinan serta menimbulkan hak nafkah, hak waris dan status nasab anak. Jika mengikuti Pasal 153 ayat (2) huruf d KHI, maka dilarang langsung perkawinan sampai masa tunggu selesai, yaitu hingga melahirkan anaknya. Pada sisi yang lain, jika mengikuti pendapat Imam Malik, maka dilarang melakukan perkawinan sebelum melebihi 130 (seratus tiga puluh) hari.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: VIOLA RISMA HENDRASWARI
Date Deposited: 29 Jun 2026 04:36
Last Modified: 29 Jun 2026 04:36
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22809

Actions (login required)

View Item View Item