Wulandari, Dewi (2025) Pengembangan media pembelajaran berbasis photocard dengan augmented reality (ar) untuk meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran ski. Masters (S2) thesis, UIN SYEKH WASIL KEDIRI.
|
Text
23501003_PRABAB.pdf Download (889kB) |
|
|
Text
23501003_BAB1.pdf Download (353kB) |
|
|
Text
23501003_BAB2.pdf Restricted to Registered users only Download (510kB) |
|
|
Text
23501003_BAB3.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text
23501003_BAB4.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
23501003_BAB5.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
23501003_BAB6.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
23501003_DAFTARPUSTAKA.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
23501003_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
Pernyataan_Upload - Copy.pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) |
Abstract
ABSTRAK Kata Kunci: Pengembangan Media, Photocard, Augmented Reality, Pemahaman, Walisongo Pemahaman adalah kemampuan seseorang dalm membangun arti dari informasi atau konsep yang diterima dalam suatu proses pembelajaran. Seorang siswa yang paham dengan materi akan lebih mudah dalam menjelaskan, menelaah, dan bahkan menerapkan suatu materi. Namun, dalam kenyataanya banyak siswa yang masih minim memiliki pemahaman yang baik khususnya pada matei yang berkaitan dengan sejarah islam. Maka penelitian pengembangan ini dilakukan yang dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terkait materi sejarah islam, khususnya walisongo yang memang dianggap kurang menarik karena disampaikan secara konvensional di kelas. Penelitian pengembangan ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran photocard diintegrasikan dengan teknologi augmented reality serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RnD) dengan mengadopsi model ADDIE yang terdiri dari analisys, design, development, implementation, and evaluation. Media yang dikembangkan adalah sebuah kartu yang berukuran 8x12 cm didalamnya berisi gambar tokoh walisongo, informasi singkat, QR code materi video, dan QR code firur AR. Media ini bisa diakses melalui perangkat digital siswa masing-masing. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X’C di SMAN 1 Kota Kediri. Instrumen yang digunakan adalah validasi ahli media, validasi ahli materi, serta pretest-posttest siswa. Analisis awal pada media dengan diuji secara terbatas dengan 9 siswa, dan hasil ini akan dianalisis dan dilanjutkan dengan menguji media dengan uji media secara luas dengan 30 siswa dalam kelas. Hasil dari data ini dianalisis dengan menguji rata-rata nilai, uji N-Gain dan analisis uji t-Test untuk menentukan media ini efektif digunakan. Hasil dari validasi ahli media ini menunjukan media kategori layak dengan nilai sebesar 88,54 %, dan validasi ahli materi sebesar 92,85 % dengan kategori sangat layak. Dan hasil rata-rata dari nilai dari uji coba terbatas pretest-posttest siswa sebensar 32,2 dengan nilai N-Gain sebesar 0,716 dan uji coba luas dengan nilai rata-rata 28,3 dengan nilai N-Gain sebesar 1,2, maka keduanya dari hasil ini menunjukkan kategori tinggi. Hasil dari uji pretest-posttest akan diuji t-Tes dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 maka dengan ini menandakan bahwa efektivitas media photoard berbasis augmented Reality berhasil meningkatkan pemahaman siswa, ditambah peneliti juga menemukan bahwa media yang digunakan ini bisa sekaligus menarik ketertarikan, perhatian, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran walisongo. Sehingga pembelajaran dikelas lebih efektif.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
