zahro', Dewi Avivatuz (2026) Urgensi peran Guru dalam pembinaan akhlak peserta didik kelas VII di MTsN 5 Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22201017_prabab.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
22201017_bab1.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
22201017_bab2.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
22201017_bab3.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
22201017_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (549kB) |
|
|
Text
22201017_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
|
Text
22201017_bab6.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
22201017_daftarpustaka.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
Pernyataan_Upload DEWI.pdf Download (336kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan akhlak peserta didik kelas VII yang berada pada fase transisi menuju remaja. Pada tahap ini, siswa mudah terpengaruh oleh lingkungan, pergaulan serta pengaruh media sosial, sehingga membutuhkan bimbingan yang tepat. Dalam konteks ini, guru memiliki peran yang sangat penting sebagai pembimbing, teladan, dan penanam nilai akhlak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pembinaan akhlak, peran guru dalam pembinaan akhlak serta faktor pengdukung dan penghambat yang memengaruhi pembinaan akhlak peserta didik kelas VII di MTsN 5 Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan dan analisis data menggunakan metode reduksi data, termasuk tahap pengumpulan data, pengolahan data, pengujian keabsahan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa pembinaan akhlak peserta didik kelas VII di MTsN 5 Kediri dilaksanakan melalui tiga strategi utama, yaitu pembiasaan perilaku religius dan sosial, penanaman kedisiplinan ibadah, serta pembentukan sikap jujur dan tanggung jawab. Secara umum, akhlak siswa berada pada tahap perkembangan yang ditandai dengan pemahaman nilai yang cukup baik, namun belum sepenuhnya konsisten dalam praktik sehingga masih memerlukan pembinaan berkelanjutan. Peran Guru terbukti sangat urgen sebagai teladan, pembimbing, dan pemberi nasihat yang dilakukan melalui pendekatan persuasif, pembiasaan, serta keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan pembinaan didukung oleh lingkungan sekolah, keteladanan guru, kerja sama antar pendidik, dukungan orang tua, serta metode pembelajaran dan sarana yang memadai. Namun demikian, terdapat faktor penghambat yang signifikan, yaitu pengaruh media sosial, latar belakang keluarga yang kurang mendukung, dan pergaulan sebaya yang tidak kondusif. Oleh karena itu, pembinaan akhlak memerlukan sinergi yang konsisten antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial agar nilai-nilai akhlak dapat tertanam secara kuat dan berkelanjutan dalam diri peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1303 Specialist Studies In Education > 130305 Educational Counselling (Konseling Pendidikan) 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | DEWI AVIVATUZ ZAHRO |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 08:57 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 08:57 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22772 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
