Analisis penetapan break event point sebagai dasar penentuan margin of safety dan harga jual pada produk tas ransel tenun (Studi Pada ADIA BAG KOTA KEDIRI)

Putri, Gebyna (2026) Analisis penetapan break event point sebagai dasar penentuan margin of safety dan harga jual pada produk tas ransel tenun (Studi Pada ADIA BAG KOTA KEDIRI). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekhwasil Kediri.

[img] Text
21404039_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21404039_bab1.pdf

Download (745kB)
[img] Text
21404039_bab2.pdf

Download (743kB)
[img] Text
21404039_bab3.pdf

Download (633kB)
[img] Text
21404039_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
21404039_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (618kB)
[img] Text
21404039_bab6.pdf

Download (446kB)
[img] Text
2404039_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21404039_pernyataanuploade-tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB)

Abstract

GEBYNA MEIDYA ANUGRYA PUTRI, Dosen Pembimbing Dr. Andriani, SE,MM dan Sidanatul Janah, S.H.I,M.HI. ANALISIS PENETAPAN BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR PENENTUAN MARGIN OF SAFETY DAN HARGA JUAL PADA PRODUK TAS RANSEL TENUN (Studi Pada Adia Bag Kota Kediri). Skripsi, Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2025. Kata Kunci: Break Even Point (BEP), Harga Jual, Margin of Safety, Adia Bag Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titik impas (Break Even Point/BEP) sebagai dasar penetapan harga jual pada produk pesanan tas ransel tenun di Adia Bag Kediri. Fenomena penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan biaya produksi dan penentuan harga jual yang tepat agar usaha mampu beroperasi secara berkelanjutan serta terhindar dari risiko kerugian di tengah persaingan usaha kerajinan berbasis handmade. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan non-statistik. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang bersumber dari pemilik serta bagian administrasi/keuangan Adia Bag Kediri. Data yang dianalisis meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik tetap dan variabel, harga jual, serta volume produksi dan penjualan. Teknik analisis data menggunakan perhitungan Break Even Point (BEP) dalam unit dan rupiah, penentuan harga jual, serta Margin of Safety (MOS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga jual Tas Ransel Tenun di Adia Bag Kediri didasarkan pada perhitungan biaya produksi yang mencakup seluruh unsur biaya yang relevan. Pada bulan September 2024, total biaya produksi sebesar Rp 17.754.755 untuk 200 unit tas ransel, sehingga diperoleh Harga Pokok Produk (HPP) sebesar Rp 88.774 per unit. Harga jual yang ditetapkan sebesar Rp 150.000 per unit menunjukkan adanya margin keuntungan yang cukup besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Break Even Point (BEP) pada produk tas ransel tenun Adia Bag berada pada tingkat 36 unit atau setara dengan Rp 4.771.000. Sementara itu, realisasi produksi dan penjualan pada periode penelitian mencapai 200 unit dengan nilai penjualan sebesar Rp 17.754.755. Hasil perhitungan Margin of Safety (MOS) menunjukkan tingkat keamanan penjualan sebesar 82%, yang berarti penjualan masih dapat mengalami penurunan hingga 82% dari volume aktual sebelum usaha mencapai titik impas. Kondisi ini menunjukkan bahwa Adia Bag berada pada posisi usaha yang sangat aman, memiliki toleransi risiko penurunan penjualan yang tinggi, serta menunjukkan bahwa penetapan harga jual tas ransel tenun telah dilakukan secara efektif dan mampu mendukung keberlanjutan usaha. Margin of Safety sebesar 82% menunjukkan bahwa penjualan Adia Bag berada pada kondisi sangat aman, karena penjualan masih bisa turun cukup besar tanpa menyebabkan kerugian. Hal ini membuktikan bahwa harga jual yang ditetapkan sudah efektif dan mampu menjaga stabilitas usaha. Analisis Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa Adia Bag telah berada pada kondisi titik impas, di mana realisasi penjualan telah mampu menutup seluruh biaya produksi. Selain itu, hasil analisis Margin of Safety (MOS) menunjukkan tingkat keamanan penjualan yang sangat tinggi, yang menandakan bahwa usaha berada pada kondisi keuangan yang stabil dan aman dari risiko kerugian meskipun terjadi penurunan penjualan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa analisis Break Even Point (BEP) dan Margin of Safety (MOS) sangat penting sebagai dasar penetapan harga jual dan pengambilan keputusan usaha di Adia Bag Kediri. Oleh karena itu, Adia Bag disarankan untuk terus melakukan evaluasi biaya produksi dan mempertahankan kebijakan harga jual yang efektif agar keberlangsungan usaha dapat terjaga secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES (inc : Akuntansi, Perbankan, Manajemen, Pemasaran, Pariwisata, dll) > 1503 Business and Management > 150399 Business and Management not elsewhere classified
15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES (inc : Akuntansi, Perbankan, Manajemen, Pemasaran, Pariwisata, dll) > 1503 Business and Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Jurusan Akuntansi Syariah
Depositing User: GEBYNA MEIDYA ANUGRYA PUTRI
Date Deposited: 25 Jun 2026 06:13
Last Modified: 25 Jun 2026 06:13
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22587

Actions (login required)

View Item View Item