Sa'diyah, Titim Matus (2025) Hardiness Pada Ibu Tunggal di Desa Tanjungtani Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21104049_prabab.pdf Download (821kB) |
|
|
Text
21104049_bab1.pdf Download (605kB) |
|
|
Text
21104049_bab2.pdf Download (453kB) |
|
|
Text
21104049_bab3.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
21104049_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (932kB) |
|
|
Text
21104049_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (389kB) |
|
|
Text
21104049_daftarpustaka.pdf Download (345kB) |
Abstract
Titim Matus Sa‘diyah 1) Akhmad Hasan Saleh, S. Pd., MPI, dan 2) Nisa Fitriani, S. Pd., M.si. Hardiness Pada Ibu Tunggal di Desa Tanjungtani Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Syekh Wasil Kediri, 2025. Kata Kunci: Hardiness, Ibu Tunggal Ibu tunggal adalah perempuan yang harus menjalani peran ganda sebagai orang tua sekaligus pencari nafkah setelah kehilangan pasangan. Kondisi ini menimbulkan berbagai tekanan, baik ekonomi, sosial, maupun psikologis, yang dapat mempengaruhi kesejahteraan mereka. Hardiness menjadi penting agar ibu tunggal mampu bertahan, beradaptasi, dan menjalankan peran ganda dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hardiness pada ibu tunggal serta faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan hardiness pada ibu tunggal di Desa Tanjungtani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari enam ibu tunggal berusia dewasa menengah yang seluruhnya menjadi ibu tunggal karena kematian pasangan serta masih mempunyai anak yang bersekolah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, dan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu tunggal di desa Tanjungtani memiliki hardiness yang tercermin melalui tiga aspek: komitmen, yang tampak dari tanggung jawab tinggi terhadap anak serta konsistensi menjalankan peran orang tua; kontrol, ditunjukkan melalui kemampuan mengelola emosi, mengambil keputusan, dan mencari solusi atas permasalahan ekonomi maupun pengasuhan; serta tantangan, yaitu kemampuan memandang kesulitan hidup sebagai proses belajar untuk menjadi lebih kuat. Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya hardiness antara lain: pola asuh dan pengalaman masa kecil yang membentuk kemandirian; lingkungan sosial, terutama dukungan keluarga, tetangga, dan teman; serta proses belajar hidup, seperti pengalaman menghadapi kehilangan pasangan dan tekanan ekonomi yang menuntut adaptasi. Seluruh faktor tersebut berperan dalam membentuk hardiness ibu tunggal sehingga mampu bertahan dan bangkit dari berbagai tantangan hidup. Wawancara mendalam juga mengungkap faktor tambahan yang memperkuat hardiness, yaitu pembelajaran transformatif, penggunaan koping emosional, dan pengorbanan diri demi anak yang semakin memperkuat ketangguhan mereka, serta dampak negatif berupa kecenderungan mengabaikan diri akibat tingginya tuntutan peran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170109 Personality, Abilities and Assessment |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam |
| Depositing User: | TITIM MATUS SA`DIYAH |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 06:07 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 06:07 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
