Saputri, Eka Nur Dian (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM TRADISI KEMBANG ENDOG DI SUKU OSING BANYUWANGI. Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21501039_Prabab.pdf Download (674kB) |
|
|
Text
21501039_bab1.pdf Download (710kB) |
|
|
Text
21501039_bab2.pdf Download (659kB) |
|
|
Text
21501039_bab3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
21501039_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (808kB) | Request a copy |
|
|
Text
21501039_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) | Request a copy |
|
|
Text
21501039_bab6.pdf Download (592kB) |
|
|
Text
21501039_daftar_pustaka.pdf Download (941kB) |
|
|
Text
21501039_Pernyataan Upload.pdf Restricted to Repository staff only Download (123kB) | Request a copy |
Abstract
Nilai-nilai pendidikan agama Islam yang substansial dan adaptif dalam tradisi Kembang Endog masyarakat Osing di Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, tercermin melalui pengamalan ajaran Islam yang diharmonisasikan dengan kearifan lokal. Tradisi ini tidak hanya sebagai perayaan Maulid Nabi, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai keimanan, kesabaran, solidaritas, dan pengampunan yang merupakan ajaran utama Islam. Melalui ritual menghias dan mengarak telur, masyarakat menguatkan ikatan sosial dan spiritual dengan menanamkan nilai-nilai tauhid (Iman), syariah (Islam), dan kemanusiaan (Ihsan) secara utuh dan bermakna. Tradisi ini mendorong pembelajaran agama secara kontekstual yang menyesuaikan dengan budaya lokal, sekaligus menjadi media pendidikan karakter yang positif. Dengan demikian, Kembang Endog berperan sebagai wadah adaptasi nilai-nilai pendidikan Islam yang memperkokoh identitas keagamaan dan sosial masyarakat Osing secara substansial dan harmonis. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan harapan hasil empirisnya dapat diuraikan lebih detail, jelas, serta akurat. Penelitian dengan pendekatan fenomenologi yang berfokus pada nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Kembang Endog di masyarakat Osing, khususnya di Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan secara mendalam bagaimana pengalaman dan pemahaman subjektif masyarakat setempat terhadap integrasi nilai-nilai Islam dalam ritual budaya tersebut. Dengan melibatkan data primer dan sekunder, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Tradisi Kembang Endog masyarakat Osing di Desa Bubuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Kembang Endog di Desa Bubuk, Kabpuaten Banyuwangi, berfungsi efektif sebagai kurikulum non-formal berbasis budaya dalam menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Akhlakul Karimah. Secara spesifik, tradisi ini menanamkan Nilai Aqidah melalui simbolisme telur yang merepresentasikan Keesaan Allah (Tauhid) dan wujud Syukur Amaliah saat pembagian telur. Selain itu, Nilai Ibadah diperkuat melalui Kesalehan Sosial yang tampak dalam sedekah dan Ukhuwah Islamiyah (silaturahmi). Terakhir, Nilai Akhlak ditanamkan melalui praktik gotong royong dan tanggung jawab, yang menegaskan bahwa tradisi ini adalah media efektif pembentukan karakter Islami berbasis kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1303 Specialist Studies In Education > 130307 Ethnic Education (Pendidikan Etnis) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Eka Nur Dian Saputri |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 04:32 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 04:32 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
