Akhmad, Mu'tashim (2025) MENGEVALUASI KEADILAN GENDER DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM INDONESIA Telaah Kritis Pemikiran Musdah Mulia terhadap Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
23507021_prabab.pdf Download (883kB) |
|
|
Text
23507021_bab1.pdf Download (414kB) |
|
|
Text
23507021_bab2.pdf Download (375kB) |
|
|
Text
23507021_bab3.pdf Download (461kB) |
|
|
Text
23507021_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (593kB) | Request a copy |
|
|
Text
23507021_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) | Request a copy |
|
|
Text
Pernyataan_Upload (1).docx.pdf Download (496kB) |
|
|
Text
23507021_Daftar Pustaka.pdf Download (208kB) |
Abstract
Akhmad Mu’tashim, Dosen Pembimbing Dr. H. Ilham Tohari., M.H.I dan Dr. H. Baitur Rohman, M. Hum, Mengevaluasi Keadilan Gender dalam Hukum Keluarga Islam Indonesia (Telaah Kritis Pemikiran Musdah Mulia terhadap Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam), Pascasarjana Hukum Keluarga Islam, UIN Syekh Wasil Kediri. Kata Kunci: Keadilan Gender, Musdah Mulia, Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini mengkaji pemikiran Siti Musdah Mulia tentang keadilan gender dalam hukum keluarga Islam serta relevansinya terhadap Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya norma hukum keluarga yang berpotensi melanggengkan relasi hierarkis berbasis gender, meskipun secara normatif Islam menekankan prinsip keadilan, kesetaraan, dan kemaslahatan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis konsep keadilan gender menurut Siti Musdah Mulia, menilai relevansinya terhadap hukum keluarga Islam positif, serta mengidentifikasi implikasi dan batasan pemikirannya dalam konteks reformasi hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis-normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan tokoh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan terhadap sumber-sumber hukum dan karya pemikiran Siti Musdah Mulia. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis isi (content analysis) secara kualitatif untuk mengkaji makna, pola argumentasi, dan implikasi normatif dari pemikiran tersebut terhadap ketentuan Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Siti Musdah Mulia menempatkan keadilan substantif sebagai inti hukum keluarga Islam, dengan menekankan kesetaraan relasi suami dan istri serta perlindungan terhadap pihak yang rentan. Pemikiran ini relevan sebagai instrumen evaluatif kritis terhadap norma hukum keluarga Islam positif, khususnya terkait konsep kepemimpinan keluarga, nafkah, dan poligami. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa pemikiran Siti Musdah Mulia memiliki keterbatasan dalam perumusan norma hukum yang operasional dan aplikatif, sehingga penerapannya memerlukan dialog dengan pendekatan moderat-kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi hukum keluarga Islam di Indonesia dapat ditempuh melalui reinterpretasi progresif berbasis maqāṣid al-syarī‘ah dan keadilan substantif tanpa harus menegasikan kerangka hukum yang telah berlaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012810 Hadhanah (Child Custody, Guardianship, Paternity) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012812 Mawaris (Inheritance) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012813 Nafaqah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Akhmad Mu'tashim |
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 07:16 |
| Last Modified: | 05 Jun 2026 07:16 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/22190 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
