INTERPRETASI MAKNA MUWA>LAH AL-KUFF>A>R PADA QS. ALI IMRAN [3] 28: STUDI PENAFSIRAN KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED

Rizky, Ananda Muhammad (2025) INTERPRETASI MAKNA MUWA>LAH AL-KUFF>A>R PADA QS. ALI IMRAN [3] 28: STUDI PENAFSIRAN KONTEKSTUAL ABDULLAH SAEED. Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
21102034_prabab.pdf

Download (923kB)
[img] Text
21102034_bab1.pdf

Download (403kB)
[img] Text
21102034_bab2.pdf

Download (425kB)
[img] Text
21102034_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[img] Text
21102034_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)
[img] Text
21102034_bab5.pdf

Download (275kB)
[img] Text
21102034_daftarpustaka.pdf

Download (331kB)
[img] Text
21102034_lampiran.pdf

Download (222kB)
[img] Text
21102034_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (185kB)

Abstract

Ananda Muhammad Rizky. Dosen Pembimbing (1) Dr. Mohamad Zaenal Arifin, MHI dan (2) Mohamad Lukman Chakim, M.H. Interprtasi Makna Muwa>lah Al- Kuffa>r pada QS. Ali-Imran [3] 28: Studi Penafsiran Kontekstual Abdullah Saeed, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Kediri, 2025 Kata Kunci: Muwa>lah al-Kuffa>r, QS. Ali-Imran [3] 28, Penafsiran Kontekstual Abdullah Saeed Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi pemahaman yang benar terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini berpotensi disalahpahami dan menimbulkan sikap intoleran, khususnya QS. Ali Imran [3]: 28. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna kata muwa>lah al-kuffa>r melalui pendekatan penafsiran kontekstual Abdullah Saeed. Adapun tujuan dari pendekatan ini ialah menginterpretasikan makna ayat tersebut secara lebih relevan dengan konteks zaman sekarang. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan. Objek utama adalah QS. Ali Imran ayat 28, dengan sumber primer berupa Al-Qur’an dan buku “Al-Qur’an Abad 21” karya Abdullah Saeed. Metode penafsiran yang digunakan ialah penafsiran kontekstual dengan analisis tentang hierarki nilai yang digagas oleh Saeed, serta pendekatan kebahasaan dan sosial-historis. Abdullah Saeed melalui pendekatan kontekstual dan hierarki nilai membedakan antara nilai-nilai universal dan partikular dalam Al- Qur’an. Dalam kasus ini, larangan tersebut termasuk dalam kategori nilai implementatif yang aplikasinya fleksibel dan bisa berubah seiring perkembangan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan muwa>lah pada ayat tersebut tidak bersifat mutlak, melainkan bergantung pada konteks sosial dan tujuan perlindungan umat Islam. Penafsiran tersebut sejalan dengan semangat moderasi beragama dan semangat Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin. Penelitian ini merekomendasikan agar umat Islam memahami Al-Qur’an tidak hanya secara tekstual, tetapi juga kontekstual, agar mampu menjawab persoalan kontemporer. Pemaknaan yang lebih inklusif terhadap non-Muslim akan mendukung semangat toleransi dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia. Selain itu, pemanfaatan metode penafsiran kontekstual yang progresif, seperti Abdullah Saeed sangat penting dalam rangka menjembatani antara teks keagamaan klasik dan realitas sosial modern. Dengan demikian, Al-Qur’an tetap relevan dan menjadi sumber solusi di tengah dinamika zaman.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040303 Al-Qur'an and Related Science (Al-Qur’an dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030305 Tafsir Al-Qur’an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: ANANDA MUHAMMAD RIZKY
Date Deposited: 25 May 2026 06:15
Last Modified: 25 May 2026 06:15
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21999

Actions (login required)

View Item View Item