Fauziyah, Nanda Khosidatul (2026) Ujian marhalah: upaya peningkatan kualitas hafalan al-qur'an santri Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur'an Al-Mukhtar Sidomulyo Semen Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22201020_prabab.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22201020_bab1.pdf Download (642kB) |
|
|
Text
22201020_bab2.pdf Download (465kB) |
|
|
Text
22201020_bab3.pdf Download (395kB) |
|
|
Text
22201020_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22201020_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (440kB) |
|
|
Text
22201020_bab6.pdf Download (341kB) |
|
|
Text
22201020_daftar_pustaka.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
22201020_lembar pernyataan persetujuan publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (506kB) |
Abstract
Pembelajaran tahfidz Al-Qur'an memerlukan sistem evaluasi yang mampu menjamin kualitas bacaan dan hafalan yang sesuai kaidah tajwid dan tartil. Untuk menjamin kualitas hafalan tersebut Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur'an Al-Mukhtar Sidomulyo ini mempunyai sistem evaluasi berupa ujian marhalah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan sorogan serta peran ujian marhalah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an santri di Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur'an Al-Mukhtar Sidomulyo Semen Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi ustadzah, pengurus, dan Santri Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur'an Al-Mukhtar Sidomulyo Semen Kediri. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan sorogan Al-Qur'an dilakukan secara terstruktur, bertahap, dan berkelanjutan melalui tahapan pembinaan mulai dari makhārijul huruf, bin naẓar, hingga bil-ghaib, yang diperkuat dengan kewajiban tashih sebelum santri maju sorogan; (2) ujian marhalah dilaksanakan secara terencana dan berjenjang dengan berfokus pada kualitas bacaan melalui penilaian tajwid, fashahah, dan kelancaran hafalan. Dengan demikian, adanya tahapan sorogan, tashih, mekanisme pengulangan bagi Santri yang belum memenuhi standar, serta ujian marhalah berfungsi sebagai sistem evaluasi sekaligus penjaminan mutu (quality assurance) yang efektif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an santri secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1302 Curriculum and Pedagogy > 130211 Religion Curriculum and Pedagogy (Kurikulum dan Pedagogi Agama) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | NANDA KHOSIDATUL FAUZIYAH |
| Date Deposited: | 21 May 2026 04:07 |
| Last Modified: | 21 May 2026 04:07 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21936 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
