Rudiansyah, Septian Riki (2025) PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS ILMU SOSIAL PROFETIK DI TENGAH TRANSFORMASI SOSIAL BUDAYA (TELAAH PEMIKIRIAN KUNTOWIJOYO). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
932121019_PRABAB.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
932121019_LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAAN PUBLIKASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
|
|
Text
932121019_BAB1.pdf Download (424kB) |
|
|
Text
932121019_BAB2.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
932121019_BAB3.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
|
|
Text
932121019_BAB4.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) |
|
|
Text
932121019_BAB5.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
932121019_DAFTARPUSTAKA.pdf Download (241kB) |
Abstract
Budaya Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi berbagai tantangan akibat transformasi sosial budaya yang disebabkan oleh globalisasi dan modernisasi. Perubahan tersebut mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat, yang berimplikasi pada sistem pendidikan yang cenderung terpisah antara ilmu agama dan ilmu umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep pendidikan Islam berbasis Ilmu Sosial Profetik yang dikembangkan oleh Kuntowijoyo, serta implikasi transformasi sosial budaya terhadap pendidikan islam dan upaya pengembangannya. Penelitian ini menggunakan studi literatur (library esearch) dengan analisis teks dan wacana mengenai Pendidikan Islam berbasis Ilmu Sosial Profetik. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) dengan metode induktif, deduktif, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam menurut Ilmu Sosial Profetik Kuntowijoyo bertumpu pada tiga nilai utama: humanisasi, liberasi, dan transendensi. Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transmisi ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai alat transformasi sosial yang menempatkan manusia sebagai subjek yang sadar, merdeka, dan terhubung secara spiritual. Humanisasi mendorong penghargaan terhadap martabat manusia, liberasi membebaskan dari belenggu ketidakadilan, dan transendensi menautkan pendidikan dengan nilai-nilai ilahiyah. Transformasi sosial budaya yang ditandai oleh sekularisme, konsumerisme, dan krisis identitas menjadikan pendidikan Islam kehilangan relevansi jika tidak melakukan pembaruan. Sistem pendidikan cenderung terjebak dalam dikotomi ilmu dan melemahkan integrasi nilai profetik dalam praksis pendidikan. Pengembangan pendidikan Islam berbasis Ilmu Sosial Profetik diarahkan pada reformulasi kurikulum yang menyatukan ilmu agama dan ilmu sosial, penggunaan metode pembelajaran yang kritis-reflektif, serta tata kelola pendidikan yang etis dan transformatif. Paradigma ini menjadikan pendidikan Islam lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan mampu mencetak generasi yang berkarakter, berdaya kritis, serta memiliki kesadaran sosial dan spiritual yang kuat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 13 EDUCATION (Pendidikan) > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | SEPTIAN RIKI RUDIANSYAH |
| Date Deposited: | 11 May 2026 03:25 |
| Last Modified: | 11 May 2026 03:25 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
