KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA TUNAGRAHITA DALAM PROSES PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SDN BALOWERTI 1 KEDIRI

ISMATUDDINIYAH, ISMATUDDINIYAH (2024) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA TUNAGRAHITA DALAM PROSES PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SDN BALOWERTI 1 KEDIRI. Undergraduate (S1) thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KEDIRI.

[img] Text
933417118_prabab.pdf

Download (3MB)
[img] Text
933417118_bab1.pdf

Download (561kB)
[img] Text
933417118_bab2.pdf

Download (643kB)
[img] Text
933417118_bab3.pdf

Download (455kB)
[img] Text
933417118_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[img] Text
933417118_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (567kB)
[img] Text
933417118_bab6.pdf

Download (419kB)
[img] Text
933417118_daftarpustaka.pdf

Download (417kB)
[img] Text
933417118_lampiran.pdf

Download (3MB)
[img] Text
933417118_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)

Abstract

ISMATUDDINIYAH. Dosen Pembimbing Dr. Prima Ayu Rizqi Mahanani, M.Si dan Rezki Suci Qamaria, M.Psi. Komunikasi Interpersonal Antara Guru Dan Siswa Tunagrahita Dalam Proses Pembelajaran Inklusif Di SDN Balowerti 1 Kediri. Skripsi, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, IAIN Kediri. 2024. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Proses Belajar, Siswa Tunagrahita Seluruh anak di dunia ini terlahir dengan berbagai macam kondisi yang berbeda antara satu sama lain. Karena setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan perbedaan tersebut, setiap anak memiliki kebutuhan khusus yang harus dipenuhinya. SDN Balowerti 1 Kediri merupakan sebuah sekolah dasar umum namun termasuk ke dalam sekolah inklusif dan pihak sekolah telah memiliki satu guru GPK (Guru Pembimbing Khusus). Tujuan guru GPK (Guru Pembimbing Khusus) untuk mendampingi proses belajar siswa tunagrahita selain itu juga memantau kondisi siswa dalam proses tumbuh kembang seperti berani untuk berkomunikasi, bersosialisasi atau hal lainnya. Namun, masih ada terjadinya kasus bullying karena faktor komunikasi yang kurang memadai pada siswa tunagrahita yang terjadi di lingkungan sekolah. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung komunikasi interpersonal siswa tunagrahita dalam proses pembelajaran di SDN Balowerti 1 Kediri. Dengan menggali aspek-aspek komunikasi, faktor pengambat dan faktor pendukung pada komunikasi interpersonal untuk mengatasi permasalahan siswa tunagrahita di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun lokasi penelitian, dilakukan di SDN Balowerti 1 Kediri. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru GPK yang mendampingi keempat siswa tunagrahita di SDN Balowerti yang mengalami gangguan komunikasi interpersonal di sekolah tersebut. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara Guru GPK (Guru Pembimbing Khusus), observasi kepada siswa tunagrahita, assesmen psikologi dan dokumentasi di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan pada komunikasi pada proses belajar siswa tunagrahita terdapat faktor penghambat yang terjadi karena adanya gangguan komunikasi terdari dari tiga bagian antara lain: pertama, gangguan fisiologis, kedua gangguan psikologis, ketiga gangguan semantik. Ada pula faktor pendukung komunikasi dan terdapat tiga bagian antara lain: pertama sumber-penerima, kedua pesan, ketiga umpan balik. Dan antara faktor pengambat dan faktor pendukung adalah komponen yang saling berkaitan untuk mengetahui dan mengatasi permasalahan dalam komunikasi interpersonal.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam
Depositing User: ISMATUDDINIYAH
Date Deposited: 08 May 2026 04:40
Last Modified: 08 May 2026 04:40
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21738

Actions (login required)

View Item View Item