Analisis pertimbangan hakim dalam perkara izin poligami sebab calon istri kedua hamil di luar nikah perspektif sadd al-dzari'ah (Studi perbandingan putusan nomor 414/Pdt.G/2022/PA.Kdr dan 3971/Pdt.G/2021/PA.Kab.Kdr)

Mufida, Irfan (2026) Analisis pertimbangan hakim dalam perkara izin poligami sebab calon istri kedua hamil di luar nikah perspektif sadd al-dzari'ah (Studi perbandingan putusan nomor 414/Pdt.G/2022/PA.Kdr dan 3971/Pdt.G/2021/PA.Kab.Kdr). Masters (S2) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
24507009_prabab.pdf

Download (2MB)
[img] Text
24507009_bab1.pdf

Download (324kB)
[img] Text
24507009_bab2.pdf

Download (595kB)
[img] Text
24507009_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (410kB) | Request a copy
[img] Text
24507009_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB) | Request a copy
[img] Text
24507009_bab5.pdf

Download (157kB)
[img] Text
24507009_daftarpustaka.pdf

Download (246kB)
[img] Text
24507009_PernyataanUpload.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (244kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya inkonsistensi putusan hakim dalam perkara izin poligami di Pengadilan Agama dengan alasan calon istri kedua telah hamil di luar nikah. Meskipun UU No. 16 Tahun 2019 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) telah menetapkan syarat alternatif dan kumulatif yang ketat, dalam praktiknya terjadi perbedaan penerapan hukum. Contoh nyata terlihat pada Putusan No. 3971/Pdt.G/2021/PA.Kab.Kdr yang mengabulkan permohonan poligami demi kemaslahatan janin meski syarat alternatif tidak terpenuhi, berbanding terbalik dengan Putusan No. 414/Pdt.G/2022/PA.Kdr yang menolak permohonan serupa karena adanya unsur keterpaksaan pada persetujuan istri pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam mengabulkan dan menolak izin poligami akibat kehamilan di luar nikah serta meninjau perbedaan tersebut melalui perspektif metode istinbath hukum sadd al-dzari’ah. Metode sadd al-dzari’ah digunakan untuk melihat bagaimana hakim berupaya menutup celah kerusakan (mafsadah) atau kemaksiatan yang lebih besar dalam memutuskan perkara tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan empat pendekatan yaitu pendekatan kasus untuk membedah dua putusan pengadilan yang kontras, pendekatan konseptual untuk mengkaji doktrin sadd al-dzari’ah, pendekatan perbandingan untuk menganalisis perbedaan pertimbangan hakim, serta pendekatan perundang-undangan untuk menelaah regulasi terkait poligami dalam hukum positif Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan paradigma hukum: Putusan Pengadilan Agama Kota Kediri menerapkan sadd al-dzari’ah secara ketat untuk melindungi asas monogami dan ekonomi keluarga, sedangkan Pengadilan Agama Kabupaten Kediri mengedepankan prinsip kemudahan (taysir) demi perlindungan nasab anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun kehamilan di luar nikah bukan syarat sah poligami, hakim dapat mengintegrasikan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 sebagai solusi alternatif. Dengan demikian, hak perdata anak tetap terlindungi melalui hubungan keperdataan dengan ayah biologis tanpa harus mengorbankan sakralitas perkawinan monogami atau mendzalimi istri pertama melalui izin poligami yang dipaksakan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Masters (S2))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180104 Civil Law and Procedure (Hukum Acara Perdata)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180113 Family Law (incl. Islamic Family Law, Munakahat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180119 Law and Society (Hukum dan Masyarakat)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180121 Legal Practice, Lawyering and the Legal Profession (Praktek Hukum, Pengacara dan Profesi Hukum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180122 Legal Theory, Jurisprudence and Legal Interpretation (Logika dan penalaran Hukum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180126 Tort Law (Hukum Perdata)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Nikah (Marriage)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012899 Islamic Family Law not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam
Depositing User: IRFAN MUFIDA
Date Deposited: 04 May 2026 06:35
Last Modified: 04 May 2026 06:35
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21701

Actions (login required)

View Item View Item