Hubungan antara Self-Regulatory Efficacy dengan Tingkat Perilaku Cybersex yang Dimediasi oleh Self-Control pada Remaja Komunitas X Pengguna Twitter Kota Kediri

Setiawan, Wahyu Firman (2026) Hubungan antara Self-Regulatory Efficacy dengan Tingkat Perilaku Cybersex yang Dimediasi oleh Self-Control pada Remaja Komunitas X Pengguna Twitter Kota Kediri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21104207_prabab.pdf

Download (34MB)
[img] Text
21104207_Pernyataan_Upload salinan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB)
[img] Text
21104207_bab1.pdf

Download (318kB)
[img] Text
21104207_bab2.pdf

Download (496kB)
[img] Text
21104207_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (430kB)
[img] Text
21104207_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (532kB)
[img] Text
21104207_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text
21104207_bab6.pdf

Download (159kB)
[img] Text
21104207_daftar pustaka.pdf

Download (150kB)
[img] Text
21104207_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Wahyu Firman Setiawan. Dosen pembimbing Dr. Imron Muzakki, M.Psi., Psikolog dan Ervin Abdillah, M.A. Hubungan antara Self-Regulatory Efficacy terhadap Tingkat Perilaku Cybersex dengan Self-Control sebagai Variabel Mediasi pada Remaja Komunitas X Pengguna Twitter di Kota Kediri. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, 2025. Kata Kunci: Self-Regulatory Efficacy, Cybersex, Self-Control Perkembangan teknologi digital membawa dampak besar terhadap perilaku remaja, salah satunya adalah meningkatnya keterlibatan dalam aktivitas seksual berbasis daring seperti cybersex. Cybersex merupakan bentuk perilaku seksual yang dilakukan melalui media internet, dan menjadi fenomena yang semakin marak terjadi di kalangan remaja seiring dengan kemudahan akses terhadap konten seksual serta minimnya kontrol dari lingkungan sekitar. Di tengah kemudahan tersebut, kemampuan remaja dalam mengatur dan mengendalikan dirinya menjadi sangat krusial. Dua aspek psikologis yang diyakini memiliki peran penting dalam hal ini adalah self-regulatory efficacy, yaitu keyakinan individu atas kemampuannya mengontrol diri dalam situasi tertentu, dan self-control, yaitu kemampuan menahan dorongan atau keinginan sesaat untuk mencapai tujuan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kedua aspek tersebut berperan dalam menekan kecenderungan perilaku cybersex pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungann antara self-regulatory efficacy dengan tingkat perilaku cybersex pada remaja, 2) Hubungan antara self-regulatory efficacy dengan self-control pada remaja, 3) Hubungan antara self-control dengan tingkat perilaku cybersex pada remaja, dan 4) Hubungan antara self-regulatory efficacy dengan tingkat perilaku cybersex yang dimediasi oleh self-control pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini merpakan remaja dalam komunitas X pengguna aplikasi twitter di Kota Kediri yang berjumlah 95 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan skala cybersex disusun dari teori Young dan Abreu, self-regulatory efficacy disusun dari teori Albert Bandura, dan self-control dari teori Averill. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan uji mediasi menggunakan aplikasi program IBM SPSS Statistics Versi 31 Mac Os. Hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linear sederhana dan uji mediasi maka dapat di simpulkan bahwa: 1) Terdapat hubungan negatif antara self-regulatory efficacy dengan tingkat perilaku cybersex dengan koefisien korelasi sebesar 0,905 dan pada nilai thitung > ttabel yaitu 20,496 > 1,661. 2) Terdapat hubungan positif antara self-regulatory efficacy dengan self-control dengan koefisien korelasi sebesar 0,926 dan pada nilai thitung > ttabel yaitu 23,708 > 1,661. 3) Terdapat hubungan negatif antara self-control dengan tingkat perilaku cybersex dengan koefisien korelasi sebesar 0,914 dan pada nilai thitung > ttabel yaitu 5,132 > 1,661. 4) Self-control memediasi hubungan antara self-regulatory efficacy dengan tingkat perilaku cybersex pada remaja dengan koefisien sebesar 0,927 dan pada nilai thitung > ttabel yaitu 3,958 > 1,661. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-control dapat memediasi hubungan antara self-regulatory efficacy dengan tingkat perilaku cybersex secara signifikan.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 01 MATHEMATICAL SCIENCES (Ilmu Matematika) > 0104 Statistics > 010401 Applied Statistics (Statistik Terapan)
01 MATHEMATICAL SCIENCES (Ilmu Matematika) > 0104 Statistics > 010405 Statistical Theory (Teori Statistik)
08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES (Ilmu Komputer dan Infromasi) > 0806 Information Systems > 080602 Computer-Human Interaction
08 INFORMATION AND COMPUTING SCIENCES (Ilmu Komputer dan Infromasi) > 0807 Library and Information Studies (Studi Perpustakaan dan Informasi) > 080709 Social and Community Informatics
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170103 Educational Psychology
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam
Depositing User: WAHYU FIRMAN SETIAWAN
Date Deposited: 22 May 2026 02:33
Last Modified: 22 May 2026 02:33
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21579

Actions (login required)

View Item View Item