Azis, Farid Abdul (2025) Makna simbolik di balik tradisi barikan pada masyarakat multireligi di Dusun Tarokan Desa Tarokan Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.
|
Text
20105058_prabab.pdf Download (666kB) |
|
|
Text
20105058_bab 1.pdf Download (529kB) |
|
|
Text
20105058_bab 1.pdf Download (529kB) |
|
|
Text
20105058_bab2.pdf Download (689kB) |
|
|
Text
20105058_bab3.pdf Download (415kB) |
|
|
Text
20105058_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (741kB) |
|
|
Text
20105058_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
|
|
Text
20105058_bab6.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
20105058_daftar_pustaka.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
20105058_lampiran.pdf Download (811kB) |
|
|
Text
20105058_pernyataan_aploud.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
Abstract
Penelitian berjudul Makna Simbolik di balik Tradisi Barikan pada Masyarakat Multireligi di Dusun Tarokan Desa Tarokan Kabupaten Kediri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam tradisi Barikan pada masyarakat multireligi di Dusun Tarokan Desa Tarokan Kabupaten Kediri. Fokus penelitian diarahkan pada dua hal, yaitu asal usul kemunculan tradisi Barikan dan bentuk aktivitas serta makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untukmendapatkan informasi yang mendalam mengenai makna yang terdapat pada tradisi barikan dan dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead sebagai pisau analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Barikan merupakan warisan budaya lokal yang bermakna sebagai ungkapan syukur dan penghormatan terhadap leluhur. Tradisi ini terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan seperti penyembelihan kambing kendit, slametan di perempatan, punden, dan rumah kepala dusun, serta pertunjukan kesenian tayub. Simbol-simbol dalam tradisi ini dimaknai secara mendalam oleh masyarakat sebagai bentuk perlindungan, kebersamaan, dan harapan keselamatan. Melalui teori Interaksionisme Simbolik, ditemukan bahwa simbol dalam tradisi Barikan memiliki makna kolektif yang dibentuk melalui interaksi antarindividu dalam masyarakat multireligi, dan menjadi media pemersatu serta ruang harmoni antarumat beragama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY (Studi Kemasyarakatan, incl : sosiologi) > 1608 Sociology > 160804 Rural Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Sosiologi Agama |
| Depositing User: | FARID ABDUL AZIZ |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 02:49 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 02:49 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
