Ganti Rugi Keterlambatan Pengembalian Mobil Rental Di Lisa Trans Kediri Perspektif Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 Tentang Ganti Rugi (Ta'widh)

Candra Putri, Kharisma Firda (2026) Ganti Rugi Keterlambatan Pengembalian Mobil Rental Di Lisa Trans Kediri Perspektif Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 Tentang Ganti Rugi (Ta'widh). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
22302003_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22302003_bab1.pdf

Download (312kB)
[img] Text
22302003_bab2.pdf

Download (452kB)
[img] Text
22302003_bab3.pdf

Download (263kB)
[img] Text
22302003_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
22302003_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (347kB)
[img] Text
22302003_bab6.pdf

Download (256kB)
[img] Text
22302003_daftarpustaka.pdf

Download (232kB)
[img] Text
22302003_lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22302003_suratpernyataan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (138kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengenaan ganti rugi atas keterlambatan pengembalian kendaraan pada usaha rental mobil Lisa Trans Kediri serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Fatwa No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Ta’widh (Ganti Rugi). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pada sebagian usaha rental mobil skala UMKM yang mengenakan tambahan biaya atas keterlambatan pengembalian kendaraan tanpa adanya penjelasan yang memadai pada saat akad sewa menyewa (ijarah) dilakukan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakjelasan dalam pelaksanaan akad serta memunculkan permasalahan terkait kesesuaian praktik tersebut dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha rental serta penyewa kendaraan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis dengan mengkaji praktik yang terjadi berdasarkan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang ta’widh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pengenaan tambahan biaya atas keterlambatan pengembalian kendaraan pada usaha rental mobil Lisa Trans Kediri pada dasarnya dimaksudkan sebagai konsekuensi atas keterlambatan penyewa dalam memenuhi kewajiban pengembalian kendaraan sesuai dengan waktu yang telah disepakati dalam akad ijarah. Namun demikian, mekanisme penerapan ganti rugi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan konsep ta’widh sebagaimana diatur dalam fatwa DSN-MUI. Hal ini disebabkan karena ketentuan mengenai tambahan biaya tidak selalu disampaikan secara jelas pada saat akad berlangsung, serta besaran biaya ditetapkan dalam bentuk tarif tetap berdasarkan durasi keterlambatan dan tidak secara langsung didasarkan pada perhitungan kerugian riil yang dialami oleh pihak rental. Oleh karena itu, diperlukan transparansi yang lebih baik dalam penyampaian ketentuan akad serta penyesuaian mekanisme ganti rugi agar lebih selaras dengan prinsip ta’widh dalam hukum ekonomi syariah.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012709 Ijarah, Ju’alah, ‘Iwadl (Kontrak Kerja, Sewa-menyewa, Upah)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: KHARISMA FIRDA CANDRA PUTRI
Date Deposited: 14 Apr 2026 06:43
Last Modified: 14 Apr 2026 06:43
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21251

Actions (login required)

View Item View Item