TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI MEBEL DENGAN SISTEM BARTER (Studi Kasus di Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk)

Rohmah, Zeni Nazilatur (2026) TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI MEBEL DENGAN SISTEM BARTER (Studi Kasus di Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk). Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.

[img] Text
prabab.pdf

Download (3MB)
[img] Text
22302051_bab1.pdf

Download (881kB)
[img] Text
22302051_bab2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22302051_bab3.pdf

Download (505kB)
[img] Text
22302051_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (566kB)
[img] Text
22302051_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB)
[img] Text
22302051_bab6.pdf

Download (390kB)
[img] Text
22302051_daftarpustaka.pdf

Download (502kB)
[img] Text
22302051_lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
22302051_lembarpernyataanpersetujuanpublikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (193kB)

Abstract

ZENI NAZILATUR ROHMAH, Dosen Pembimbing Dr. Ahmad Wahidi, M.H.I., dan Dr. Abdur Ro’uf Hasbullah, M.Pd.I, Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Praktik Jual Beli Mebel Dengan Sistem Barter (Studi Kasus di Desa Tanjungkalang Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk), Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, UIN SYEKH WASIL, Kediri. Kata Kunci: Jual Beli, Barter, Tadlis Muamalah tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, karena setiap aktivitas pemenuhan kebutuhan hidup selalu melibatkan hubungan dan transaksi antar sesama. Salah satu bentuk muamalah yang masih dipraktikkan di masyarakat adalah jual beli dengan sistem barter, termasuk dalam transaksi mebel di Desa Tanjungkalang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Praktik barter mebel dilakukan melalui pertukaran langsung barang antara konsumen dan pelaku usaha tanpa menggunakan uang sebagai alat pembayaran utama. Penentuan nilai tukar dilakukan melalui musyawarah berdasarkan perkiraan harga dan kondisi barang yang ditukarkan. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan kurangnya penjelasan detail mengenai kondisi barang sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan nilai dan menilmbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui praktik barter mebel dan menganalisisnya berdasarkan tinjauan fiqih muamalah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa barter termasuk bentuk jual beli yang pada dasarnya diperbolehkan dalam Islam. Akan tetapi, praktik yang terjadi belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip fiqih muamalah karena masih terdapat unsur ketidakjelasan kondisi barang, kurangnya keterbukaan informasi, dan potensi tadlis. Transaksi barter dinilai sah apabila memenuhi rukun dan syarat jual beli, adanya kerelaan kedua belah pihak, kejelasan objek, serta terhindar dari unsur tadlis dan penipuan. Dengan demikian, praktik barter mebel di Desa Tanjungkalang perlu pembenahan agar sesuai dengan prinsip fiqih muamalah.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012704 Khiyar (Hak Pilih dalam Perdagangan)
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: ZENI NAZILATUR ROHMAH
Date Deposited: 09 Apr 2026 04:46
Last Modified: 09 Apr 2026 04:46
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/21025

Actions (login required)

View Item View Item