Tradisi Makan Talaman Di Pondok Pesantren Al-Hidayah Mojosari Mojokerto (Studi Living Hadis)

Huda, Karima Nurul (2026) Tradisi Makan Talaman Di Pondok Pesantren Al-Hidayah Mojosari Mojokerto (Studi Living Hadis). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
20106004_prabab.pdf

Download (1MB)
[img] Text
20106004_bab1.pdf

Download (664kB)
[img] Text
20106004_bab2.pdf

Download (471kB)
[img] Text
20106004_bab3.pdf

Download (437kB)
[img] Text
20106004_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (881kB)
[img] Text
20106004_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (573kB)
[img] Text
20106004_bab6.pdf

Download (124kB)
[img] Text
20106004_daftar_pustaka.pdf

Download (238kB)
[img] Text
20106004_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] Text
20106004_lembar_pernyataan_persetujuan_publikasi.pdf

Download (196kB)

Abstract

Tradisi makan talaman merupakan salah satu contoh dari kajian living hadis dengan memotret fenomena sosial dalam suatu komunitas yang disandarkan pada hadis Nabi. Santri Al-Hidayah meyakini bahwa makan talaman merupakan bagian dari anjuran syariat yang dibawa melalui Nabi Muhammmad SAW. Keyakinan merupakan pondasi utama dalam melakukan sesuatu, karena dengan adanya rasa percaya dapat mewujudkan tujuan yang diharapkan. Seperti tradisi makan talaman yang terjadi di pondok pesantren AL-Hidayah, kebanyakan dari para santri melakukan tradisi makan talaman. Para santri memulai pemahaman mereka melalui pembelajaran tekstual dari kitab-kitab hadis yang diajarkan oleh para ustaz/ustazah. Mereka mempelajari hadis-hadis yang terkait dengan makan talaman. Selain memahami teks hadis, para santri juga diajarkan untuk melihat konteks historis dan sosial dari hadis yang dipelajari. Para santri belajar bagaimana Nabi Muhammad Saw. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yakni penelitian yang memberikan hasil data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat dilihat. Metode ini bertujuan untuk menggali makna dan konteks dari fenomena yang diteliti, sering kali dengan sempel kecil, sehingga hasilnya lebih mendalam meski tidak selalu dapat digeneralisasi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi makan talaman merupakan bagian dari living. Santri melaksanakan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap hadis yang diriwayatkan oleh Sunan Abu Dawud yang mereka pahami sebagai anjuran untuk berkumpul, bersyukur, dan memohon berkah dari Allah melalui perantara makanan yang disiapkan dengan doa-doa khusus. Dalam menganalisis objek penelitian ini, penulis menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, yang menghasilkan motif dan tujuan pelaku tradisi dalam melaksanakan tradisi makan talaman di Pondok Pesantren Al-Hidayah. Motif dan tujuan tersebut di antaranya, mengharap keberkahan dari Nabi Muhammad SAW, mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW, dan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220403 Islamic Studies (Studi Islam) > 22040304 Hadith and Related Knowledge (Hadits dan Ilmu yang Berkaitan) > 2204030403 Hadith by Specific Fields (Hadits menurut Bidang Tertentu)
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Hadits
Depositing User: KARIMA NURUL HUDA
Date Deposited: 29 Jan 2026 04:06
Last Modified: 29 Jan 2026 04:06
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20778

Actions (login required)

View Item View Item