Tinjauan Sadd Ad-Dzari’ah Terhadap Pengangkatan Anak Dalam Tradisi Kalamatan (Studi Kasus di Desa Kukusan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo)

Maulana, Andika Firman (2026) Tinjauan Sadd Ad-Dzari’ah Terhadap Pengangkatan Anak Dalam Tradisi Kalamatan (Studi Kasus di Desa Kukusan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.

[img] Text
21301092_prabab.pdf

Download (4MB)
[img] Text
21301092_bab1.pdf

Download (310kB)
[img] Text
21301092_bab2.pdf

Download (397kB)
[img] Text
21301092_bab3.pdf

Download (237kB)
[img] Text
21301092_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (410kB)
[img] Text
21301092_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB)
[img] Text
21301092_bab6.pdf

Download (207kB)
[img] Text
21301092_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text
21301092_sp.pdf

Download (147kB)

Abstract

Andika Firman Maulana. Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Nurul Hannani, M.HI., dan Dr. Abdul Rouf Hasbullah, M.H., Tinjauan Sadd ad-Dzari’ah Terhadap Pengangkatan Anak dalam Tradisi Kalamatan (Studi Kasus di Desa Kukusan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo). Skripsi. Program Studi Hukum Keluarga Islam. Fakultas Syariah. UIN Syekh Wasil Kediri. 2025 Kata Kunci: Sadd ad-Dzari’ah, Pengangkatan Anak, Tradisi Kalamatan, Perlindungan Anak, Hukum Islam Tradisi Kalamatan di Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo merupakan praktik pengasuhan anak yang berawal dari ikhtiar penyembuhan melalui perantara doa setelah adanya pengalaman mimpi yang diyakini sebagai isyarat. Praktik ini diterima secara sosial karena dipersepsikan membawa manfaat, khususnya kesembuhan anak dan penguatan solidaritas sosial. Namun dalam perkembangannya, Kalamatan sering berlanjut pada relasi pengasuhan yang menyerupai pengangkatan anak tanpa kejelasan status hukum, batas peran, dan pembagian tanggung jawab antara orang tua kandung dan pihak Kalamatan, sehingga berpotensi menimbulkan persoalan normatif dan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan normatif menggunakan Sadd ad-Dzari’ah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku Kalamatan, orang tua kandung, tokoh agama, tokoh budaya, serta aparatur desa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengkaji praktik Kalamatan dan implikasinya terhadap perlindungan anak dalam perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, praktik Kalamatan pada mulanya merupakan ikhtiar spiritual yang bersifat temporer, namun kerap berkembang menjadi relasi pengasuhan tanpa penetapan hukum formal. Kedua, dalam tinjauan Sadd ad-Dzari’ah, praktik tersebut pada asalnya mubah, tetapi berpotensi menjadi sarana mafsadat apabila berkembang tanpa kejelasan status dan tanggung jawab, seperti kebingungan identitas anak, ketegangan relasi keluarga, dan ketidakpastian otoritas pengasuhan. Ketiga, Sadd ad-Dzari’ah menuntut adanya pembatasan dan penataan praktik Kalamatan agar tetap menjaga maslahat penyelamatan anak dan solidaritas sosial, sekaligus menutup jalan menuju kerusakan dengan memperjelas batas pengasuhan dan mekanisme perlindungan anak.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012810 Hadhanah (Child Custody, Guardianship, Paternity)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180199 Law not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: ANDIKA FIRMAN MAULANA
Date Deposited: 27 Jan 2026 03:23
Last Modified: 27 Jan 2026 03:23
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20722

Actions (login required)

View Item View Item