Anis, Lutfiana (2026) Dukungan Sosial Ayah Pada Istri Yang Mengalami Baby Blues Pasca Persalinan Caesar. Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
21104162_Pra bab skripsi.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
21104162_bab1.pdf Download (415kB) |
|
|
Text
21104162_bab2.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
21104162_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text
21104162_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) |
|
|
Text
21104162_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (323kB) |
|
|
Text
21104162_bab6.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
21104162_daftar_pustaka.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
21104162_Pernyataan_Upload.pdf Download (149kB) |
Abstract
Baby blues syndrome merupakan gangguan emosional ringan yang umum terjadi pada ibu pasca persalinan, terutama pada ibu primipara yang menghadapi perubahan peran secara tiba-tiba setelah melahirkan. Kondisi ini dapat diperburuk oleh faktor psikososial, termasuk kurangnya dukungan suami. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk dukungan sosial suami serta perannya dalam membantu ibu primipara yang mengalami baby blues pasca persalinan caesar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi terhadap ibu yang mengalami baby blues serta suaminya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suami memberikan empat bentuk dukungan sosial, yaitu: (1) dukungan emosional berupa empati, perhatian, validasi perasaan, serta upaya menenangkan ibu; (2) dukungan instrumental melalui bantuan pekerjaan rumah, perawatan bayi, dan pengaturan waktu istirahat ibu; (3) dukungan informasional berupa pencarian informasi mengenai baby blues serta pemahaman terhadap perubahan psikologis ibu; (4) dukungan penghargaan melalui pujian, penguatan positif, dan pengakuan terhadap peran ibu. Dukungan tersebut terbukti membantu meredakan stres, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempercepat pemulihan emosional ibu. Sebaliknya, kurangnya dukungan suami berpotensi memperparah baby blues dan meningkatkan risiko depresi postpartum. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif suami dalam masa nifas, terutama pada ibu primipara pasca persalinan caesar yang rentan mengalami tekanan fisik dan psikologis. Dukungan suami berperan sebagai faktor protektif utama dalam menjaga kesejahteraan emosional ibu dan stabilitas keluarga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES (Ilmu Psikologi dan Kognitif) > 1701 Psychology > 170106 Health, Clinical and Counselling Psychology |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Jurusan Psikologi Islam |
| Depositing User: | LUTFIANA ANIS |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 07:13 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 07:13 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
