Studi penetapan Pengadilan Agama Kayuagung nomor: 4/pdt.p/2020/Pa.Kag terkait penetapan nasab anak yang lahir dalam pernikahan fasid

Pratama, Reza Adi (2025) Studi penetapan Pengadilan Agama Kayuagung nomor: 4/pdt.p/2020/Pa.Kag terkait penetapan nasab anak yang lahir dalam pernikahan fasid. Undergraduate (S1) thesis, IAIN KEDIRI.

[img] Text
931111519_prabab.pdf

Download (3MB)
[img] Text
931111519_bab1.pdf

Download (347kB)
[img] Text
931111519_bab2.pdf

Download (176kB)
[img] Text
931111519_bab3.pdf

Download (196kB)
[img] Text
931111519_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img] Text
931111519_bab5.pdf

Download (59kB)
[img] Text
931111519_daftarpustaka.pdf

Download (77kB)
[img] Text
931111519_Pernyataanuploadkaryailmiah_.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB)

Abstract

Pernikahan fasid merupakan fenomena pernikahan yang dilakukan dengan status pihak laki-laki dan/atau perempuan tersebut masih dalam hubungan pernikahan sah dengan pihak lain. Pada praktiknya, pernikahan fasid memiliki bentuk bermacam-macam sesuai dengan motif dilakukannya pernikahan tersebut. Salah satu fenomena pernikahan fasid terdapat pada perkara di Pengadilan Agama Kayuagung Nomor: 4/Pdt.P/2020/PA.Kag. Pada penetapan tersebut, majelis hakim menggunakan beberapa kajian keilmuan sebab dalam hukum positif di Indonesia kasus penentuan nasab anak yang berasal dari pernikahan fasid belum diatur secara mendalam. Sehingga isu utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai kekosongan hukum. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kedudukan pendapat ulama fikih terhadap penentuan nasab anak dalam pernikahan fasid. Selain itu, peneliti juga menganalisis terkait penentuan nasab anak dalam pernikahan fasid di Indonesia serta relevansi penetapan Pengadilan Agama Kayuagung Nomor 4/Pdt.P/2020/PA.Kag terhadap kekosongan hukum di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber bahan hukum primer dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik penalaran dalam bentuk silogisme. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, penerapan pemikiran Wahbah al-Zuhaily dalam al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuh mengenai metode penentuan nasab dalam pernikahan fasid telah diterapkan dengan baik sebagai pertimbangan hakim pengadilan agama, sesuai dengan syarat-syarat yang diuraikan oleh Wahbah al-Zuhaily. Kedua, aturan hukum positif di Indonesia tentang nasab anak dalam pernikahan fasid tidak dianggap sebagai kekosongan hukum, karena Pasal 28 ayat (1) dan (2) jo Pasal 75 huruf (b) UU No. 1 Tahun 1974 menetapkan bahwa pembatalan perkawinan berlaku sejak perkawinan tersebut berlangsung dan tidak surut terhadap anak-anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut. Ketiga, Penetapan Pengadilan Agama Kayuagung Nomor: 4/Pdt.P/2020/PA.Kag masih menggunakan ketentuan hukum positif yang ada, sehingga penetapan tersebut tidak mempunyai relevansi untuk mengisi kekosongan hukum.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Nikah (Marriage)
18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180128 Islamic Family Law > 18012806 Fasakh
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyah - Hukum Keluarga Islam
Depositing User: REZA ADI PRATAMA
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:01
Last Modified: 21 Jan 2026 02:01
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20560

Actions (login required)

View Item View Item