Idayu, Fardila (2026) Praktik Sistem Pertelu Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus Pemanfaatan Lahan di Desa Dan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, UIN Syekh Wasil Kediri.
|
Text
22302031_prabab.pdf Download (588kB) |
|
|
Text
22302031_bab1.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
22302031_bab2.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
22302031_bab3.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
22302031_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text
22302031_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
22302031_bab6.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
22302031_daftarpustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
22302031_pernyataanpersetujuanpublikasi.pdf Download (1MB) |
Abstract
FARDILA IDAYU. Dosen Pembimbing H. Qomarus Zaman, Lc., M.Pd.I dan Andi Ardiyan Mustakim, Lc., M.H. Praktik Sistem Pertelu Perspektif Fiqh Muamalah (Studi Kasus Pemanfaatan Lahan di Desa dan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri). Skripsi. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri. 2025. Kata Kunci: Akad Mukhabarah, Akad Shuluh. Praktik sistem pertelu dalam kerja sama pertanian yang diterapkan di Desa dan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, serta meninjaunya dari perspektif fiqh muamalah. Fokus penelitian diarahkan pada pola pelaksanaan sistem pertelu antara pemilik lahan dan penggarap, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam yang mengatur kerja sama pertanian. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan yuridis sosiologis, yaitu memandang hukum sebagai gejala sosial yang hidup dan dipraktikkan dalam masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan sumber data utama berupa data lapangan yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pemilik lahan, penggarap sawah, serta tokoh masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan sistem pertelu. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara mengaitkan fakta empiris di lapangan dengan ketentuan fiqh muamalah, khususnya yang berkaitan dengan akad mukhabarah dan shuluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif fiqh muamalah, praktik sistem pertelu di Desa dan Kecamatan Ringinrejo dapat dikategorikan sebagai akad mukhabarah yang pada dasarnya diperbolehkan, selama memenuhi rukun dan syarat akad serta dilandasi prinsip keadilan dan kerelaan (tarāḍī). Namun, praktik penambahan uang yang diberikan oleh penggarap kepada pemilik lahan tidak termasuk bagian dari akad mukhabarah, melainkan merupakan bentuk akad shuluh ma‘a al-iqrar yang bertujuan menyelesaikan perselisihan secara damai. Praktik tersebut dinilai sah apabila dilakukan secara sukarela tanpa paksaan, dan secara substansi dapat disamakan dengan hibah. Sebaliknya, apabila dilakukan karena tekanan atau tuntutan sepihak, maka praktik tersebut bertentangan dengan prinsip keadilan dalam fiqh muamalah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012710 Muzara’ah, Mukhabarah, Musaqah, Mugharasah (Pemanfaatan Lahan Pertanian) 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012717 Hibah & Hadiah 18 LAW AND LEGAL STUDIES (Ilmu Hukum) > 1801 Law and Islamic Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial Law, Islamic Contract Law) > 18012720 Shulh (Kesepakatan Damai) & Ibra’ (Pembebasan Tanggungan) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | FARDILA IDAYU |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:28 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:28 |
| URI: | https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/20455 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
